LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Pajak Air Tanah (PAT) mengalami kenaikan signifikan pada akhir tahun ini, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industri, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada penggunaan air tanah untuk proses produksi.
Badan Geologi menekankan pentingnya koordinasi antara industri dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di tingkat daerah. Koordinasi diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih seimbang, memperhatikan kepentingan ekonomi sekaligus konservasi sumber daya air tanah.
- Identifikasi kebutuhan air tanah tiap sektor industri.
- Dialog bersama Dinas ESDM untuk menyusun skema tarif yang proporsional.
- Penyusunan mekanisme monitoring pemakaian air tanah secara transparan.
- Pelatihan bagi UMKM tentang efisiensi penggunaan air dan alternatif sumber air.
- Evaluasi berkala terhadap dampak kebijakan pajak terhadap pertumbuhan industri.
Beberapa langkah konkrit yang diusulkan Badan Geologi antara lain pembuatan peta zona kritis air tanah, penerapan sistem pelaporan digital, serta penyediaan insentif bagi perusahaan yang berhasil menurunkan konsumsi air tanah secara signifikan.
Dengan sinergi antara Badan Geologi, Dinas ESDM, dan pelaku industri, diharapkan kenaikan PAT tidak menjadi beban yang memberatkan, melainkan menjadi pendorong inovasi dalam pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet