Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir Tahun, Bahlil: Insya Allah Sampai Selama-lamanya, Doain!

LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil, menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2024. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi kebijakan energi, di mana Bahlil menambahkan harapannya agar subsidi BBM dapat terus berlanjut “insya Allah sampai selama-lamanya” dan meminta dukungan doa dari masyarakat.

Stabilitas harga BBM subsidi didukung oleh dua faktor utama. Pertama, harga minyak mentah internasional (International Crude Price/ICP) masih berada di bawah level USD 100 per barrel, yang memberikan ruang bagi pemerintah untuk mempertahankan harga domestik tanpa harus menambah beban pada anggaran. Kedua, Kementerian Keuangan menyatakan bahwa APBN tahun 2024 masih memiliki kapasitas fiskal yang cukup untuk menutupi selisih harga subsidi, sehingga tidak ada tekanan keuangan yang signifikan.

Keputusan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi konsumen, terutama para pelaku usaha transportasi dan masyarakat umum yang sangat tergantung pada BBM subsidi. Dengan harga yang tetap, biaya operasional kendaraan dapat dipertahankan, yang pada gilirannya membantu menahan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Berikut beberapa poin penting terkait kebijakan ini:

  • ICP berada di level di bawah USD 100, memberikan margin keamanan bagi pemerintah.
  • APBN 2024 mencatat surplus yang memungkinkan pendanaan berkelanjutan untuk subsidi BBM.
  • Kebijakan tidak menaikkan harga BBM subsidi berlaku hingga 31 Desember 2024.
  • Pemerintah akan terus memantau pasar global dan kondisi fiskal untuk memastikan kebijakan tetap relevan.