Kembangkan Biomass Hub di Kalimantan Timur untuk Transisi Energi, PLN EPI Gandeng Kalimantan Powerindo

LintasWarganet.com – 16 April 2026 | PT PLN (Persero) Unit Energi Perseroan Indonesia (EPI) bersama PT Kalimantan Powerindo menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mewujudkan Biomass Hub di wilayah Kalimantan Timur. Inisiatif ini difokuskan pada pemanfaatan limbah padat hasil pengolahan kelapa sawit menjadi bahan bakar biomassa, sebagai bagian penting dalam agenda transisi energi nasional.

Biomass Hub yang direncanakan akan menjadi pusat pengumpulan, pengolahan, dan distribusi biomassa bagi pembangkit listrik berbasis energi terbarukan. Prosesnya meliputi tiga tahapan utama: pengumpulan limbah dari perkebunan kelapa sawit, konversi limbah menjadi pelet biomassa berkualitas, serta penyaluran pelet ke fasilitas pembangkit listrik yang telah disiapkan.

Beberapa manfaat yang diharapkan dari proyek ini antara lain:

  • Peningkatan nilai tambah bagi petani kelapa sawit melalui penjualan limbah padat yang sebelumnya dianggap limbah.
  • Pengurangan emisi karbon dengan menggantikan bahan bakar fosil pada pembangkit listrik.
  • Penciptaan lapangan kerja baru di sektor pengolahan biomassa dan logistik.
  • Peningkatan keamanan energi regional melalui diversifikasi sumber energi.

Proyeksi awal menunjukkan bahwa Biomass Hub dapat menghasilkan sekitar 150.000 ton pelet biomassa per tahun, cukup untuk memasok pembangkit listrik berkapasitas 50 MW. Dengan dukungan teknologi modern dan standar lingkungan yang ketat, proyek ini diharapkan menjadi contoh sukses kolaborasi antara BUMN dan sektor swasta dalam mengoptimalkan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Kerjasama ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menargetkan peningkatan kontribusi energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025. Melalui pengembangan Biomass Hub, PLN EPI dan Kalimantan Powerindo berkomitmen memperkuat jaringan energi bersih di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Timur yang kaya akan potensi biomassa kelapa sawit.