TNI AU Gelar Bazar Murah untuk Dorong Perekonomian Warga
TNI AU Gelar Bazar Murah untuk Dorong Perekonomian Warga

TNI AU Gelar Bazar Murah untuk Dorong Perekonomian Warga

LintasWarganet.com – 15 April 2026 | Pada minggu ini, Angkatan Udara (AU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar serangkaian bazar murah di beberapa pangkalan udara di seluruh negeri. Kegiatan ini dirancang untuk menstimulasi daya beli masyarakat, terutama di kawasan sekitar pangkalan yang terdampak inflasi harga kebutuhan pokok.

Setiap bazar menyediakan barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula, dan sembako lainnya dengan harga di bawah pasar. Selain itu, terdapat stand makanan tradisional, pakaian, serta perlengkapan rumah tangga dengan potongan harga hingga 50 persen.

  • Lokasi: Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma (Jakarta), Pangkalan Udara Iskandar (Madiun), Pangkalan Udara Raden Intan (Surabaya), dan Pangkalan Udara Adisutjipto (Yogyakarta).
  • Waktu: Setiap hari Sabtu dan Minggu, pukul 07.00–15.00.
  • Target: Menyasar warga sekitar pangkalan, pelaku UMKM, dan keluarga militer.

Komandan Pangkalan Udara Halim, Letnan Kolonel (Laks) Andi Prasetyo, menjelaskan, “Bazar ini bukan sekadar penjualan barang murah, melainkan upaya konkret untuk menstabilkan harga dan memberikan peluang pasar bagi usaha kecil lokal.”

Seluruh keuntungan yang diperoleh akan disalurkan kembali ke program kesejahteraan militer dan pendanaan bagi pelatihan wirausaha bagi warga setempat. Hingga kini, lebih dari 2.000 pedagang dan 150.000 konsumen telah berpartisipasi sejak peluncuran pertama pada awal bulan ini.

Para ahli ekonomi menilai inisiatif serupa dapat berkontribusi pada pengendalian inflasi mikro, karena meningkatkan persaingan harga dan memperluas akses barang murah. Namun, mereka juga mengingatkan perlunya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan sektor swasta agar dampaknya tidak bersifat sementara.

Dengan terus memperluas jaringan bazar ke pangkalan lain, TNI AU berharap dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat hubungan antara institusi militer dan masyarakat sipil.