LintasWarganet.com – 15 April 2026 | Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok kembali menegaskan bahwa negara tersebut tidak terlibat dalam pemasokan senjata untuk perang yang sedang berlangsung di Iran. Pernyataan resmi ini dikeluarkan melalui Kementerian Luar Negeri China setelah munculnya spekulasi internasional yang menyebutkan keterlibatan Beijing dalam konflik tersebut.
Dalam konferensi pers, juru bicara kementerian menolak semua tuduhan, menekankan bahwa China mematuhi prinsip non-intervensi dan tidak memiliki program ekspor senjata ke kawasan konflik. Selain itu, pemerintah China menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas regional dan mendukung solusi damai melalui dialog.
Penolakan ini muncul bersamaan dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat yang mengancam sanksi terhadap negara-negara yang diduga membantu Iran dalam memperkuat militernya. Amerika Serikat menuduh bahwa beberapa negara menyediakan peralatan militer yang dapat memperpanjang konflik, meski belum ada bukti konkret yang dipublikasikan.
- China menegaskan tidak ada ekspor senjata ke Iran.
- Washington mengancam sanksi terhadap pihak yang mendukung Iran secara militer.
- Kedua negara menyoroti perbedaan kebijakan luar negeri terkait intervensi di wilayah Timur Tengah.
Ketegangan ini menambah dinamika hubungan internasional di tengah persaingan geopolitik antara Beijing dan Washington. Pengamat mencatat bahwa meskipun China menolak tuduhan tersebut, persepsi global tentang peran Beijing dalam perdagangan senjata masih menjadi topik perdebatan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet