Nadiem Makarim Minta Maaf, Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
Nadiem Makarim Minta Maaf, Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Nadiem Makarim Minta Maaf, Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

LintasWarganet.com – 14 April 2026 | Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa, 14 April 2026.

Permohonan maaf tersebut ditujukan kepada publik dan tokoh‑tokoh politik yang mengkritik kebijakan serta cara kerja pemerintahannya yang dianggap tidak selaras dengan budaya birokrasi tradisional.

Dalam pernyataan yang dibacakan di ruang sidang, Nadiem mengaku bahwa ia menyadari keterbatasannya dalam memahami mekanisme birokrasi yang kompleks, serta mengakui adanya kesenjangan antara inovasi digital yang ia dorong dengan prosedur administratif yang ada.

Ia menegaskan komitmen untuk memperbaiki hubungan dengan lembaga‑lembaga negara, meningkatkan dialog dengan pejabat birokrasi, dan memastikan program‑program reformasi tetap berjalan tanpa mengorbankan tata kelola yang sah.

Reaksi politisi dan kalangan masyarakat beragam. Beberapa pihak menyambut baik sikap introspektif Nadiem, sementara yang lain menilai permohonan maaf tersebut belum cukup untuk menutup tuduhan penyalahgunaan wewenang.

Pengamat politik menilai langkah ini dapat menjadi titik balik dalam dinamika hubungan antara inovator teknologi dan struktur birokrasi, serta memberi sinyal bahwa reformasi kebijakan harus selaras dengan budaya kerja aparat negara.

Nadiem menutup pernyataannya dengan harapan agar semua pihak dapat bekerja sama demi kemajuan pendidikan dan inovasi nasional, serta meminta maaf atas segala kekurangan yang terjadi selama masa jabatannya.