LintasWarganet.com – 14 April 2026 | Menko Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan bahwa negara mengalami kerugian sebesar Rp 2,1 triliun akibat pengadaan Chromebook yang diduga direkayasa. Menurut Nadiem, audit yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tidak memeriksa kesesuaian harga dengan pasar, sehingga menimbulkan celah bagi praktik korupsi.
Kasus ini bermula pada tahun 2021 ketika Kementerian Pendidikan melakukan pengadaan laptop berbasis Chrome OS untuk mendukung program digitalisasi sekolah. Pemerintah menandatangani kontrak dengan beberapa vendor, namun proses seleksi dan penetapan harga menuai kritik setelah dokumen audit terungkap.
Temuan utama audit BPKP
- Harga Chromebook yang dibeli jauh di atas nilai pasar internasional pada periode yang sama.
- Kurangnya verifikasi independen terhadap harga satuan yang diajukan vendor.
- Dokumentasi yang tidak lengkap mengenai proses evaluasi teknis dan finansial.
Berikut rangkuman kronologis kasus yang disusun berdasarkan laporan resmi dan pernyataan kementerian:
| Tahun | Kegiatan | Nilai (Rp) |
|---|---|---|
| 2021 | Pengadaan awal Chromebook | 1,5 triliun |
| 2022 | Penambahan unit dan revisi kontrak | 0,6 triliun |
| 2023 | Audit internal BPKP | – |
Menko Nadiem menambahkan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan melakukan audit ulang secara menyeluruh, melibatkan lembaga independen, serta meninjau kembali mekanisme pengadaan barang publik. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pembelian pemerintah.
Reaksi dari kalangan pengamat menunjukkan keprihatinan atas lemahnya kontrol harga dalam pengadaan publik. Beberapa pakar menyarankan penerapan sistem e-procurement yang terintegrasi dengan basis data harga pasar global untuk mencegah terulangnya kasus serupa.
Jika tidak ditangani secara tuntas, kerugian Rp 2,1 triliun tersebut dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah dan menghambat upaya digitalisasi pendidikan yang menjadi prioritas nasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet