Komisi V DPR Senang Lihat Hasil Mudik Lebaran 2026, Nilai Koordinasi Polri
Komisi V DPR Senang Lihat Hasil Mudik Lebaran 2026, Nilai Koordinasi Polri

Komisi V DPR Senang Lihat Hasil Mudik Lebaran 2026, Nilai Koordinasi Polri

LintasWarganet.com – 13 April 2026 | Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan kepuasannya atas pelaksanaan mudik Lebaran 2026 yang berjalan lancar berkat sinergi antara Korlantas Polri dan berbagai pemangku kepentingan. Anggota komisi menilai bahwa koordinasi yang intensif berhasil menurunkan angka kecelakaan serta meminimalkan kemacetan di jalur-jalur utama.

Operasi Ketupat 2026, yang menjadi landasan utama pengaturan lalu lintas selama masa mudik, melibatkan penempatan personel kepolisian, pengawasan lalu lintas, serta kerja sama dengan pemerintah daerah, perusahaan transportasi, dan organisasi kemasyarakatan. Berikut poin-poin utama yang diapresiasi oleh Komisi V:

  • Penataan titik-titik rawan macet dengan pemasangan rambu dan pengaturan lampu lalu lintas secara dinamis.
  • Peningkatan jumlah unit patroli lalu lintas di daerah perbatasan antarprovinsi.
  • Penerapan sistem pemantauan real‑time melalui aplikasi mobile yang memudahkan pengendara mengetahui kondisi jalan.
  • Keterlibatan relawan dan aparat desa dalam mengarahkan arus kendaraan di wilayah pedesaan.

Selain itu, Polri berhasil menjalin koordinasi yang baik dengan pihak transportasi publik, termasuk operator bus antar‑kota, layanan kereta api, dan perusahaan penyedia layanan transportasi daring. Hal ini memungkinkan penyesuaian jadwal keberangkatan dan penambahan armada pada puncak kepadatan.

Komisi V juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai disiplin berlalu lintas dan penggunaan helm serta sabuk pengaman. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara massal melalui media sosial, radio, dan penyuluhan di titik-titik strategis terbukti meningkatkan kesadaran pengguna jalan.

Dengan hasil positif ini, Komisi V berharap Polri dapat mempertahankan standar koordinasi yang tinggi serta terus mengoptimalkan teknologi pemantauan untuk mudik berikutnya. Evaluasi berkelanjutan dan penyesuaian strategi dianggap krusial dalam menghadapi tantangan mobilitas massal di masa depan.