Sangkal Trump, Pasukan AS Tak Blokade Penuh Selat Hormuz
Sangkal Trump, Pasukan AS Tak Blokade Penuh Selat Hormuz

Sangkal Trump, Pasukan AS Tak Blokade Penuh Selat Hormuz

LintasWarganet.com – 13 April 2026 | Militer Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka tidak akan menutup Selat Hormuz secara total, meskipun sebelumnya Presiden Donald Trump mengancam akan melakukan blokade penuh. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Pentagon pada hari …

Garda Revolusi Iran menanggapi dengan menegaskan bahwa mereka akan mempertahankan hak berlayar di perairan internasional dan menuduh AS mencoba memanipulasi situasi geopolitik. Pihak Tehran juga mengingatkan akan konsekuensi ekonomi dan keamanan regional jika terjadi gangguan pada arus perdagangan minyak.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia, melalui selat ini mengalir sekitar 20‑25% produksi minyak mentah dunia. Oleh karena itu, setiap tindakan militer yang dapat menghambat lalulintas kapal tanker dipandang dapat menimbulkan dampak signifikan pada pasar energi global.

Para analis menilai bahwa keputusan AS untuk tidak melakukan blokade penuh mencerminkan pertimbangan risiko eskalasi militer dengan Iran serta tekanan internasional yang menolak penggunaan kekuatan terbuka di wilayah tersebut. Kebijakan ini juga diharapkan dapat menjaga stabilitas harga minyak sekaligus memberi ruang bagi diplomasi lanjutan.

  • Stabilitas pasokan minyak global.
  • Pengurangan risiko konfrontasi militer antara AS dan Iran.
  • Peningkatan tekanan ekonomi pada Iran melalui pembatasan akses pelabuhan.
  • Penjagaan kebebasan navigasi di perairan internasional.

Situasi ini menunjukkan bahwa kebijakan keamanan maritim Amerika Serikat kini lebih menekankan pada pendekatan yang bersifat terbatas dan terukur, sambil tetap menahan agenda politik Iran di kancah internasional.