Pakar Militer Ini Yakin Iran Tak Akan Ragu Tembak Kapal-kapal AS di Selat Hormuz
Pakar Militer Ini Yakin Iran Tak Akan Ragu Tembak Kapal-kapal AS di Selat Hormuz

Pakar Militer Ini Yakin Iran Tak Akan Ragu Tembak Kapal-kapal AS di Selat Hormuz

LintasWarganet.com – 13 April 2026 | Seorang pakar militer Iran, Foad Izadi, profesor di Universitas Teheran, menyatakan keyakinannya bahwa Teheran tidak akan ragu menembak kapal-kapal Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang beroperasi di Selat Hormuz. Pernyataan ini muncul setelah pihak AS mengklaim dua kapal perangnya telah melintasi selat tersebut untuk menjalankan operasi pembersihan ranjau, sementara Iran secara tegas membantah keberadaan kapal-kapal itu.

Ketegangan di Selat Hormuz, jalur air sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia, telah meningkat seiring dengan kebuntuan dalam negosiasi antara Washington dan Tehran. Selat ini menjadi titik strategis bagi perdagangan minyak dunia; lebih dari seperempat pasokan minyak global mengalir melaluinya setiap harinya.

Izadi menekankan beberapa faktor yang memperkuat keyakinannya:

  • Strategi defensif Iran yang menitikberatkan pada kontrol ketat atas jalur laut utama.
  • Pengalaman Iran dalam konflik maritim sebelumnya, termasuk penembakan kapal tanker pada 2019.
  • Keengganan AS untuk mengesampingkan peringatan diplomatik Iran terkait aksi militer di wilayah tersebut.

Ia menambahkan bahwa tindakan penembakan tidak hanya bersifat balasan, melainkan juga sebagai sinyal kuat bagi negara-negara lain bahwa Iran siap mempertahankan kedaulatan maritimnya. Menurutnya, jika AS terus mengirimkan kapal perang tanpa koordinasi, risiko konfrontasi bersenjata akan semakin tinggi.

Pernyataan ini menambah kompleksitas dinamika geopolitik di kawasan Teluk. Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan mengutamakan dialog diplomatik guna menghindari eskalasi yang dapat mengganggu stabilitas pasar energi global.