Snap gaet Qualcomm untuk kembangkan kacamata "augmented reality" Specs
Snap gaet Qualcomm untuk kembangkan kacamata "augmented reality" Specs

Snap gaet Qualcomm untuk kembangkan kacamata “augmented reality” Specs

LintasWarganet.com – 12 April 2026 | Snap Inc., perusahaan di balik aplikasi media sosial Snapchat, mengumumkan kolaborasi strategis dengan Qualcomm, produsen chip terkemuka, untuk mempercepat pengembangan kacamata augmented reality (AR) yang dinamai “Specs”.

Kolaborasi ini memanfaatkan chipset Snapdragon XR2 yang dirancang khusus untuk perangkat wearable AR/VR, memberikan kemampuan pemrosesan grafis tinggi, konektivitas 5G, serta efisiensi energi yang penting untuk perangkat yang harus ringan dan tahan lama.

  • Prosesor: Qualcomm Snapdragon XR2 Gen 2, mendukung AI on‑device dan rendering 3D real‑time.
  • Display: Lensa transparan beresolusi tinggi dengan bidang pandang (field of view) sekitar 70 derajat, menampilkan gambar berwarna dengan refresh rate 90 Hz.
  • Battery: Baterai berkapasitas 300 mAh yang diperkirakan dapat bertahan hingga 4‑5 jam penggunaan intensif.
  • Berat: Diperkirakan kurang dari 50 gram, menjadikannya nyaman dipakai seharian.
  • Konektivitas: 5G, Wi‑Fi 6, Bluetooth 5.2, serta sensor kedalaman untuk pelacakan gerakan.

Dengan dukungan Qualcomm, Snap menargetkan peluncuran versi beta pada akhir 2024, dan produksi massal diperkirakan dimulai pada awal 2025. Produk ini direncanakan akan terintegrasi langsung dengan platform Snapchat, memungkinkan pengguna menambahkan filter, lens, serta konten interaktif secara real‑time.

Pasar kacamata AR diperkirakan akan tumbuh cepat, dipimpin oleh pemain seperti Meta, Apple, dan Google. Kolaborasi Snap‑Qualcomm menandakan upaya perusahaan media sosial untuk tidak hanya menjadi penyedia konten, tetapi juga pembuat perangkat keras yang dapat mengubah cara pengguna berinteraksi dengan dunia digital.

Para analis menilai bahwa keberhasilan Specs akan bergantung pada tiga faktor utama: kualitas visual yang kompetitif, kenyamanan pemakaian, dan ekosistem aplikasi yang kuat. Jika Snap dapat mengoptimalkan ketiga aspek tersebut, produk ini berpotensi membuka segmen baru bagi iklan berbasis AR serta memperluas basis pengguna Snapchat.