Mobil listrik murni diprediksi kuasai 80 persen pasar China pada 2040
Mobil listrik murni diprediksi kuasai 80 persen pasar China pada 2040

Mobil listrik murni diprediksi kuasai 80 persen pasar China pada 2040

LintasWarganet.com – 12 April 2026 | Prediksi terbaru menunjukkan bahwa kendaraan listrik murni (BEV) akan menguasai sekitar 80% pangsa pasar penjualan mobil baru di China pada tahun 2040, menandakan pergeseran drastis dari kendaraan berbahan bakar fosil dan hibrida.

Berbagai lembaga riset industri dan analis pasar mengemukakan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh kombinasi kebijakan pemerintah, investasi infrastruktur pengisian daya, serta perubahan selera konsumen yang semakin mengutamakan keberlanjutan.

  • Kebijakan Pemerintah: Insentif pajak, subsidi pembelian, dan regulasi emisi yang semakin ketat mendorong produsen dan pembeli beralih ke kendaraan listrik.
  • Pengembangan Infrastruktur: Penambahan stasiun pengisian cepat dan jaringan listrik yang lebih kuat mempermudah adopsi BEV.
  • Penurunan Harga Baterai: Biaya produksi baterai lithium‑ion terus menurun, membuat harga kendaraan listrik semakin kompetitif.
  • Kepedulian Lingkungan: Kesadaran akan perubahan iklim meningkatkan permintaan kendaraan dengan emisi nol.

Berikut ini perkiraan pangsa pasar kendaraan listrik murni di China dari tahun 2025 hingga 2040:

Tahun Pangsa Pasar BEV (%)
2025 35
2030 55
2035 70
2040 80

Sementara kendaraan plug‑in hybrid (PHEV) dan model dengan range extender masih memiliki pangsa pasar yang signifikan, tren menunjukkan penurunan relatif seiring dengan peningkatan kapasitas baterai dan jaringan pengisian yang lebih luas.

Produsen otomotif global, termasuk merek-merek domestik China, telah merespons dengan meluncurkan beragam model BEV yang menargetkan segmen mulai dari mobil kompak hingga SUV premium. Strategi ini diperkirakan akan mempercepat adopsi massal di pasar domestik.

Jika tren ini berlanjut, dominasi kendaraan listrik murni tidak hanya akan mengubah lanskap industri otomotif China, tetapi juga berpotensi mempengaruhi standar regulasi dan kebijakan energi global.