Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 Jadi 4,7 Persen
Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 Jadi 4,7 Persen

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 Jadi 4,7 Persen

LintasWarganet.com – 12 April 2026 | Bank Dunia mengumumkan penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 menjadi 4,7 persen, turun dari perkiraan sebelumnya yang lebih optimis.

Penurunan ini dipicu oleh tekanan eksternal, termasuk perlambatan ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, serta volatilitas harga energi yang meningkatkan beban impor energi negara.

Risiko yang dihadapi mencakup kenaikan biaya energi, inflasi impor, dan ketergantungan pada pasar luar negeri, yang juga berdampak pada kawasan Asia‑Pasifik (EAP) secara kolektif.

Bank Dunia menekankan pentingnya langkah-langkah reformasi struktural, diversifikasi sumber energi, dan peningkatan produktivitas untuk menahan laju pertumbuhan.

Tahun Proyeksi Pertumbuhan (%)
2023 5,0
2024 5,2
2025 5,0
2026 4,7

Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemerintah diharapkan fokus pada:

  • Reformasi struktural di sektor fiskal dan regulasi.
  • Diversifikasi sumber energi, termasuk energi terbarukan.
  • Peningkatan produktivitas melalui investasi pada teknologi dan sumber daya manusia.

Jika langkah‑langkah ini dijalankan secara konsisten, risiko penurunan pertumbuhan dapat diminimalisir, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global.