KPK Sebut Bupati Tulungagung Targetkan Rp5 Miliar dari 16 Kepala OPD, tapi Dapat Rp2,7 Miliar
KPK Sebut Bupati Tulungagung Targetkan Rp5 Miliar dari 16 Kepala OPD, tapi Dapat Rp2,7 Miliar

KPK Sebut Bupati Tulungagung Targetkan Rp5 Miliar dari 16 Kepala OPD, tapi Dapat Rp2,7 Miliar

LintasWarganet.com – 12 April 2026 | Kejaksaan Tinggi (KPK) mengungkapkan bahwa Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW), sebelumnya menargetkan penerimaan uang sebesar Rp5 miliar dari 16 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintahannya. Namun, realisasi yang berhasil dikumpulkan hanya mencapai Rp2,7 miliar.

Berikut perbandingan antara target dan realisasi dana yang berhasil dikumpulkan:

Jumlah Kepala OPD Target (Rp) Realisasi (Rp)
16 5.000.000.000 2.700.000.000

Beberapa faktor yang mungkin menyebabkan selisih tersebut diidentifikasi oleh tim penyidik, antara lain:

  • Kepala OPD menolak atau melaporkan upaya pemerasan.
  • Pengawasan internal pemerintah daerah yang lebih ketat.
  • Intervensi aparat penegak hukum setempat sebelum uang dapat dikumpulkan.
  • Kurangnya jaringan atau dukungan dari pihak-pihak yang terlibat.

Reaksi dari pemerintah Kabupaten Tulungagung menyatakan bahwa mereka belum menerima laporan resmi terkait tuduhan ini dan menolak segala bentuk korupsi. Sementara itu, masyarakat lokal menuntut transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi, mengingat besarnya dana publik yang dipertaruhkan.

Para pakar tata kelola pemerintahan menekankan pentingnya mekanisme pengawasan yang kuat, termasuk audit reguler dan pelaporan publik, untuk mencegah praktik korupsi semacam ini. Mereka juga mengingatkan bahwa meskipun realisasi dana yang berhasil dikumpulkan lebih kecil dari target, hal tersebut tetap menunjukkan adanya upaya pemerasan yang harus ditindaklanjuti secara hukum.

KPK telah membuka penyelidikan lebih lanjut dan berjanji akan mengusut tuntas semua pihak yang terlibat, baik pelaku utama maupun yang memberikan kontribusi dalam skema pemerasan tersebut.