LintasWarganet.com – 12 April 2026 | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur, mengimplementasikan pola belajar mengajar (KBM) secara bergantian di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pangelen 1 setelah salah satu ruang kelas rusak akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada awal minggu ini.
- Jam masuk tetap pukul 07.30, dengan istirahat siang pada pukul 12.00-13.00.
- Jumlah siswa per kelas dikurangi menjadi maksimal 20 orang untuk menjaga protokol keselamatan.
- Guru-guru diberikan jadwal rotasi agar beban mengajar tidak menumpuk.
Selain penyesuaian jadwal, pihak sekolah juga meningkatkan pengawasan terhadap kondisi struktural bangunan. Tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang melakukan inspeksi harian dan menyiapkan material perbaikan sementara, seperti penutup atap darurat dan penyangga tambahan.
Orang tua murid diharapkan dapat menyesuaikan transportasi anak mereka sesuai dengan jadwal baru. Sekolah menyediakan layanan antar-jemput gratis bagi siswa yang tinggal jauh dari area sekolah, dengan rute yang dioptimalkan untuk menghindari daerah rawan bahaya.
Dalam pernyataannya, Kepala Dinas Pendidikan menegaskan bahwa prioritas utama adalah keamanan dan kelancaran proses belajar. “Kami akan mempercepat perbaikan permanen pada ruang kelas yang terdampak, sekaligus memastikan bahwa kegiatan belajar tidak terganggu secara signifikan,” ujarnya.
Perbaikan total diperkirakan memakan waktu tiga minggu, dengan anggaran yang dialokasikan dari Dana Desa dan bantuan sosial pemerintah. Selama masa perbaikan, sekolah akan terus memantau situasi cuaca dan menyesuaikan jadwal bila diperlukan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet