LintasWarganet.com – 10 April 2026 | Abdul Rachman Thaha, Sekjen Laskar Merah Putih, menekankan bahwa jajaran Kejaksaan perlu bekerja lebih keras dalam memerangi kejahatan korupsi yang bersifat sistemik. Menurutnya, upaya penegakan hukum yang lebih intensif harus diimbangi dengan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum lain, seperti kepolisian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan lembaga pengawasan internal.
Thaha menilai bahwa korupsi tidak lagi hanya terjadi pada tingkat individu melainkan sudah merambah ke struktur institusi, sehingga memerlukan pendekatan yang holistik. Ia menyarankan beberapa langkah strategis yang dapat diimplementasikan oleh Kejaksaan:
- Mengoptimalkan unit investigasi khusus korupsi dengan sumber daya manusia dan teknologi terkini.
- Menjalin koordinasi rutin dengan KPK dan kepolisian untuk pertukaran informasi serta penyelarasan proses penyidikan.
- Meningkatkan transparansi dalam proses penuntutan, termasuk publikasi hasil penyidikan yang telah selesai.
- Melakukan pelatihan berkelanjutan bagi jaksa dalam bidang forensik keuangan dan teknik investigasi modern.
- Mengembangkan mekanisme pengawasan internal yang dapat mendeteksi indikasi korupsi sejak dini.
Selain itu, Thaha menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi kinerja Kejaksaan. “Kita tidak dapat menunggu satu pihak saja. Semua elemen penegak hukum dan publik harus bersinergi untuk menutup celah-celah yang dimanfaatkan oleh pelaku korupsi,” ujarnya.
Dengan mengimplementasikan langkah‑langkah tersebut, diharapkan Kejaksaan dapat meningkatkan efektivitas penanganan kasus korupsi, menegakkan keadilan, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet