Kereta Api Semakin Memikat, KAI Group Layani 128,05 Juta Pelanggan pada Triwulan I 2026
Kereta Api Semakin Memikat, KAI Group Layani 128,05 Juta Pelanggan pada Triwulan I 2026

Kereta Api Semakin Memikat, KAI Group Layani 128,05 Juta Pelanggan pada Triwulan I 2026

LintasWarganet.com – 10 April 2026 | Awal tahun 2026 menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam penggunaan kereta api di Indonesia. KAI Group berhasil melayani sebanyak 128,05 juta penumpang pada triwulan pertama, menandai pertumbuhan tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Berbagai faktor mendorong kenaikan tersebut, antara lain peningkatan frekuensi layanan, penambahan rute baru, serta program tarif yang lebih kompetitif. Selain itu, perbaikan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan juga menjadi daya tarik utama bagi penumpang.

Berikut rangkuman data penumpang KAI Group pada triwulan I 2026 dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun sebelumnya:

Tahun Penumpang (juta) Pertumbuhan (%)
2025 112,30
2026 128,05 14,03

Beberapa inisiatif strategis yang berkontribusi pada peningkatan ini antara lain:

  • Peningkatan frekuensi kereta pada jalur utama, khususnya Jakarta‑Bandung, Jakarta‑Surabaya, dan Jakarta‑Yogyakarta.
  • Pengenalan kereta berkecepatan menengah (KRM) pada rute‑rute strategis, mempercepat waktu tempuh hingga 30 %.
  • Penerapan sistem tiket digital terintegrasi, memudahkan pembelian dan validasi tiket melalui aplikasi seluler.
  • Program loyalitas “KAI Plus” yang memberikan diskon dan manfaat eksklusif bagi penumpang reguler.

Penguatan jaringan kereta api juga didukung oleh investasi pemerintah dalam proyek double‑track dan elektrifikasi jalur, yang diharapkan akan menambah kapasitas dan mengurangi keterlambatan. Menurut data internal KAI Group, tingkat kepuasan penumpang meningkat menjadi 86 % pada kuartal pertama 2026, naik dari 78 % pada periode yang sama tahun lalu.

Dengan tren positif ini, KAI Group menargetkan pertumbuhan penumpang sebesar 12‑15 % pada triwulan berikutnya, sekaligus memperluas layanan kereta api ke kota‑kota tier‑2 melalui proyek kereta api provinsi yang sedang dalam tahap perencanaan.