PLN-ANTARA Kalteng Perkuat Kolaborasi Penyebaran Informasi Kelistrikan
PLN-ANTARA Kalteng Perkuat Kolaborasi Penyebaran Informasi Kelistrikan

PLN-ANTARA Kalteng Perkuat Kolaborasi Penyebaran Informasi Kelistrikan

LintasWarganet.com – 09 April 2026 | PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) bersama Lembaga Kebijakan dan Penelitian Nasional (LKBN) ANTARA Biro Kalimantan menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kolaborasi dalam penyebaran informasi seputar kelistrikan di wilayah Kalimantan Tengah.

Kesepakatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang layanan PLN, program tarif, pemeliharaan jaringan, serta edukasi penggunaan energi secara efisien.

  • Pengembangan platform digital: Pembuatan portal dan aplikasi seluler yang memuat data real‑time tentang pemadaman, tarif, dan program subsidi.
  • Program sosialisasi: Kegiatan penyuluhan di desa, pasar, dan institusi pendidikan yang melibatkan tenaga ahli PLN dan jurnalis ANTARA.
  • Pelaporan dan respons cepat: Integrasi sistem pelaporan gangguan yang memungkinkan warga melaporkan masalah melalui SMS atau media sosial, dengan respon dalam 24 jam.
  • Pelatihan tenaga kerja: Workshop bagi staf PLN dan reporter ANTARA mengenai komunikasi teknis dan penyajian data yang mudah dipahami.

Pelaksanaan kolaborasi ini akan dimulai pada kuartal pertama 2024 dan direncanakan berlangsung selama tiga tahun dengan evaluasi tahunan. Direktur UID Kalselteng, Ir. Hendra Pratama, menyatakan, “Melalui sinergi dengan ANTARA, kami dapat menyampaikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap layanan kelistrikan semakin kuat.” Sementara Kepala Biro Kalimantan LKBN ANTARA, Rina Widyastuti, menambahkan, “Kami berkomitmen menjadi jembatan informasi yang transparan antara PLN dan konsumen, khususnya di daerah terpencil.”

Selain meningkatkan transparansi, inisiatif ini diharapkan dapat menurunkan jumlah keluhan terkait pemadaman listrik dan mempercepat penyelesaian gangguan jaringan. Data awal dari proyek percontohan di Kabupaten Kotawaringin Barat menunjukkan penurunan 15 % dalam waktu rata‑rata penanganan gangguan dibandingkan periode sebelumnya.

Dengan memperkuat kolaborasi ini, PLN dan ANTARA berharap dapat menciptakan ekosistem energi yang lebih terinformasi, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan warga Kalimantan Tengah.