Kementerian Lingkungan Hidup Umumkan Hasil Proper, PT Timah Dapat Emas dan Hijau
Kementerian Lingkungan Hidup Umumkan Hasil Proper, PT Timah Dapat Emas dan Hijau

Kementerian Lingkungan Hidup Umumkan Hasil Proper, PT Timah Dapat Emas dan Hijau

LintasWarganet.com – 08 April 2026 | Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada hari Rabu, 8 April 2024, mengumumkan hasil penilaian Program Penilaian Kinerja Lingkungan (PROPER) untuk periode 2024-2025. PT Timah Tbk berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu PROPER Emas dan PROPER Hijau, menandakan pencapaian tertinggi dalam pengelolaan lingkungan dan komitmen kuat terhadap keberlanjutan.

PROPER Emas diberikan kepada perusahaan yang telah memenuhi seluruh indikator utama dalam kategori pengelolaan limbah, emisi, konservasi sumber daya alam, serta program CSR yang terintegrasi. Sementara itu, label PROPER Hijau menyoroti upaya perusahaan dalam inovasi teknologi bersih, pengurangan jejak karbon, dan penerapan praktik pertambangan ramah lingkungan.

Berikut adalah poin‑poin utama yang menjadi dasar penilaian PT Timah:

  • Pengelolaan limbah berbahaya dengan tingkat daur ulang mencapai 95%.
  • Pengurangan emisi CO2 sebesar 30% dibandingkan tahun 2020.
  • Implementasi program rehabilitasi lahan pasca‑tambang seluas 1.200 hektar.
  • Penerapan energi terbarukan pada 20% total konsumsi energi operasional.
  • Pelaporan transparan dan audit independen tahunan.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bukti konkret bahwa sektor pertambangan dapat berkontribusi pada agenda hijau nasional. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus memperkuat regulasi serta memberikan insentif bagi perusahaan yang menunjukkan performa lingkungan unggul.

PT Timah, sebagai produsen utama timah di Indonesia, menanggapi dengan rasa terima kasih dan menyatakan komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan standar lingkungan. CEO PT Timah, Budi Santosa, mengatakan, “Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi, memperluas penggunaan energi bersih, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang. Kami percaya bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan.”

Keberhasilan PT Timah diharapkan menjadi contoh bagi industri lain, khususnya di sektor tambang, untuk mempercepat transisi menuju ekonomi hijau. Pemerintah berencana mengintegrasikan hasil PROPER ke dalam kebijakan fiskal, termasuk pengurangan pajak bagi perusahaan yang berhasil mencapai level Emas atau Hijau.