Selat Hormuz Dibatasi, Mentan Amran Pastikan Harga Pupuk Subsidi Tetap Stabil
Selat Hormuz Dibatasi, Mentan Amran Pastikan Harga Pupuk Subsidi Tetap Stabil

Selat Hormuz Dibatasi, Mentan Amran Pastikan Harga Pupuk Subsidi Tetap Stabil

LintasWarganet.com – 08 April 2026 | Penutupan sebagian wilayah Selat Hormuz menimbulkan kekhawatiran global mengenai pasokan energi dan bahan baku industri, termasuk pupuk. Namun, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan bahwa situasi tersebut tidak akan mempengaruhi harga pupuk bersubsidi di Indonesia.

Berikut beberapa langkah strategis yang diambil pemerintah dalam rangka menjaga stabilitas harga pupuk bersubsidi:

  • Memperkuat kapasitas produksi pabrik pupuk milik negara dan swasta melalui investasi pada teknologi ramah energi.
  • Mengoptimalkan rantai pasok bahan baku, termasuk gas alam, dengan diversifikasi sumber dan kontrak jangka panjang.
  • Menetapkan kebijakan harga pupuk bersubsidi yang terikat pada indeks biaya produksi domestik, bukan pada harga minyak mentah dunia.
  • Meningkatkan cadangan strategis pupuk di gudang-gudang pertanian untuk mengantisipasi gangguan pasokan eksternal.

Dalam pernyataannya, Menteri Amran menambahkan, “Kendati situasi di Selat Hormuz menimbulkan ketidakpastian, kami telah menyiapkan stok yang cukup serta kebijakan harga yang terukur, sehingga petani tidak akan merasakan kenaikan harga pupuk bersubsidi.”

Analisis ekonomi menunjukkan bahwa meskipun harga minyak mentah mengalami volatilitas, dampaknya terhadap biaya produksi pupuk di Indonesia dapat diminimalisir berkat penggunaan gas alam domestik yang relatif stabil. Selain itu, pemerintah terus mendorong penggunaan pupuk organik untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia impor.

Dengan kebijakan yang proaktif, diharapkan sektor pertanian tetap produktif dan harga input utama, seperti pupuk, tidak menjadi beban tambahan bagi petani, terutama menjelang musim tanam utama.