6 Aksi Do Hyun yang Membuat Lee Ui Yeong Salah Paham di 'The Practical Guide to Love'
6 Aksi Do Hyun yang Membuat Lee Ui Yeong Salah Paham di 'The Practical Guide to Love'

6 Aksi Do Hyun yang Membuat Lee Ui Yeong Salah Paham di ‘The Practical Guide to Love’

LintasWarganet.com – 08 April 2026 | Drama romantis JTBC The Practical Guide to Love kembali menjadi perbincangan hangat setelah penonton mengidentifikasi sejumlah aksi karakter Do Hyun (Jung Hye Sung) yang secara tidak sengaja menimbulkan kebingungan dalam hati protagonis, Lee Ui Yeong (Han Ji Min). Sebagai salah satu tokoh pendukung yang memiliki peran penting dalam alur cerita, Do Hyun berhasil memanfaatkan momen-momen krusial untuk memengaruhi persepsi Ui Yeong terhadap dua pria green‑flag, Song Tae Seop (Park Sung Hoon) dan Shin Ji Su (Lee Ki Taek). Berikut ulasan lengkap enam aksi Do Hyun yang menjadi titik balik kebingungan emosional Ui Yeong.

1. Puji‑pujian Visual yang Menyindir Karier Shin Ji Su

Pada pertemuan pertama melalui kencan buta, Ui Yeong memuji penampilan Shin Ji Su dengan mengaitkannya pada aktor terkenal. Do Hyun, yang berada di dekat mereka, menambahkan komentar “Wajahnya memang mirip aktor, tapi apakah dia siap untuk melangkah ke dunia drama?” Pernyataan ini sekaligus menyiratkan keraguan atas ambisi karier Ji Su, sehingga Ui Yeong mulai meragukan stabilitas pilihan romantisnya.

2. Mengatur Pose di Poster Promosi

Salah satu poster resmi menampilkan ketiga karakter utama memegang minuman. Do Hyun secara sengaja menempatkan Shin Ji Su dengan gelas kertas putih, sementara Song Tae Seop memegang gelas bening. Meskipun tampak sekadar estetika, penempatan ini memberi kesan visual bahwa Shin Ji Su berada di posisi “sementara” dibandingkan dengan keserasian Tae Seop‑Ui Yeong. Penonton yang menaruh perhatian pada detail visual ini, termasuk Ui Yeong, mulai menganggap Tae Seop sebagai pasangan yang lebih “serasi”.

3. Membocorkan Kriteria Pria Idaman

Do Hyun secara tidak langsung menegaskan kriteria pria idaman Ui Yeong ketika ia mengulang pernyataan Jung Hyun Min tentang “pria kekar, wajah tidak penting”. Ia menambahkan, “Kalau memang begitu, gimana kalau kita coba temui yang lain?” Hal ini membuka pintu bagi Ui Yeong untuk menilai kembali ketertarikannya pada Tae Seop yang berpenampilan atletis, sekaligus menyinggung Shin Ji Su yang lebih berkarakter teater.

4. Menjadi Saksi Mimpi Buruk Ui Yeong

Di sebuah adegan, Ui Yeong mengungkapkan mimpi buruk di mana ia dikejar oleh pria‑pria yang ditemui di kencan buta. Do Hyun, yang mendengarnya, menanggapi dengan canda, “Mungkin mimpi itu menandakan kamu akan terjebak di antara dua pilihan.” Pernyataan ini menambah beban psikologis Ui Yeong, sehingga ia semakin terombang‑ambing antara Tae Seop dan Ji Su.

5. Mengatur Penempatan Sim Sae Byeok di Perusahaan HOME

Do Hyun berperan dalam menghubungkan Sim Sae Byeok (Kim So Hye) dengan perusahaan HOME setelah kontraknya di Hotel The Hills berakhir. Dengan menyoroti kesempatan kerja baru itu, Do Hyun secara tak langsung menyoroti perbedaan pendekatan karier antara Tae Seop (yang kemudian menjadi atasan baru Sae Byeok) dan Ji Su (yang masih terjebak di dunia teater). Ui Yeong, yang memperhatikan dinamika profesional ini, mulai menilai stabilitas masa depan Tae Seop lebih menguntungkan.

6. Menyebarkan Rumor Mini‑Drama di Lingkungan Karyawan

Do Hyun, dalam percakapan santai dengan rekan-rekannya, menyebutkan bahwa “Ada yang bilang Shin Ji Su sedang menyiapkan proyek teater baru yang akan menguras waktunya”. Meskipun tidak ada bukti kuat, rumor tersebut menyebar cepat di kantor dan menimbulkan persepsi bahwa Ji Su akan lebih sibuk, sehingga Ui Yeong secara tidak sadar memprioritaskan Tae Seop yang tampak lebih hadir secara fisik.

Keseluruhan keenam aksi tersebut memperlihatkan bagaimana Do Hyun, meski tidak berperan sebagai love interest utama, berhasil menjadi katalisator kebingungan emosional Lee Ui Yeong. Dengan memanfaatkan dialog‑dialog tipis, penempatan visual, dan penyebaran informasi samar, Do Hyun menambah lapisan kompleksitas pada plot yang pada dasarnya bersifat ringan. Penggunaan teknik foreshadowing yang sebelumnya diidentifikasi dalam lima adegan utama kini terintegrasi dengan aksi Do Hyun, menghasilkan jaringan petunjuk yang menambah kedalaman cerita tanpa membuat alur mudah ditebak.

Penonton yang memperhatikan detail-detail ini dapat melihat bagaimana drama ini tetap mempertahankan daya tariknya melalui kombinasi strategi naratif visual dan verbal. Sementara Ui Yeong terus berjuang menentukan pilihan hati, Do Hyun tetap menjadi sosok yang secara tak terduga memengaruhi arah percintaan utama, menjadikan The Practical Guide to Love tidak sekadar kisah cinta biasa, melainkan contoh cerdas penggunaan foreshadowing dan manipulasi persepsi dalam drama modern.

Dengan episode‑episode yang masih berjalan, kemungkinan akan muncul aksi‑aksi tambahan dari Do Hyun yang dapat mengubah kembali keputusan Ui Yeong. Penggemar kini menantikan bagaimana karakter‑karakter pendukung ini akan terus menyumbang pada dinamika cinta segitiga yang menjadi inti drama.