Kemensos Sosialisasikan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kepada 390 Peserta di Sidrap
Kemensos Sosialisasikan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kepada 390 Peserta di Sidrap

Kemensos Sosialisasikan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kepada 390 Peserta di Sidrap

LintasWarganet.com – 08 April 2026 | Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial (Pusdatin Kemensos) pada 10 April 2026 mengadakan kegiatan sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terbaru di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Acara ini dihadiri oleh 390 peserta yang terdiri dari perwakilan pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, serta unsur kepentingan lainnya.

DTSEN merupakan platform terintegrasi yang menggabungkan data sosial dan ekonomi penduduk secara nasional. Dengan mengkonsolidasikan informasi seperti data kependudukan, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, dan pendapatan, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan meningkatkan efisiensi penyaluran bantuan sosial.

Agenda sosialisasi meliputi:

  • Pengenalan konsep dan komponen utama DTSEN.
  • Demonstrasi penggunaan portal DTSEN untuk mengakses data.
  • Studi kasus penerapan DTSEN dalam program bantuan sosial di daerah.
  • Diskusi interaktif mengenai tantangan dan peluang implementasi di tingkat kabupaten.

Dalam sambutannya, Kepala Pusdatin Kemensos menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan data yang akurat dan up‑to‑date. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan DTSEN sangat bergantung pada komitmen semua pihak dalam memperbaharui data secara rutin.

Bupati Sidenreng Rappang, Dr. H. Abdul Halim, menyampaikan apresiasinya atas upaya Kemensos dalam memperkuat basis data daerah. Ia berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kemampuan pemerintah kabupaten dalam merencanakan program pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Para peserta diharapkan dapat membawa pulang pengetahuan dan praktik terbaik yang diperoleh selama sosialisasi untuk diterapkan di masing‑masing wilayah. Selanjutnya, Pusdatin Kemensos akan melanjutkan rangkaian pelatihan serupa di beberapa kabupaten lain selama kuartal berikutnya, guna memastikan seluruh Indonesia dapat memanfaatkan potensi DTSEN secara optimal.