Wamendagri Bima Sebut Kepri Memiliki Kapasitas Fiskal yang Kuat
Wamendagri Bima Sebut Kepri Memiliki Kapasitas Fiskal yang Kuat

Wamendagri Bima Sebut Kepri Memiliki Kapasitas Fiskal yang Kuat

LintasWarganet.com – 07 April 2026 | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan bahwa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memiliki kapasitas fiskal yang kuat, menjadikannya daerah dengan potensi pendapatan tinggi untuk mendukung program pembangunan nasional. Pernyataan Bima disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Gubernur Kepri dan pejabat daerah pada pekan ini.

  • Pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) yang konsisten meningkat selama lima tahun terakhir, dengan rata‑rata pertumbuhan tahunan mencapai sekitar 7 %.
  • Indeks Kapasitas Fiskal (IKF) Kepri berada di atas rata‑rata nasional, menandakan kemampuan daerah dalam mengelola sumber daya keuangan secara efektif.
  • Basis pajak yang luas, terutama dari sektor pariwisata, perikanan, dan industri manufaktur yang terus berkembang.
  • Kebijakan fiskal yang progresif, termasuk peningkatan pemungutan retribusi dan pemanfaatan aset daerah secara optimal.

Selain itu, Bima menyoroti peran penting pemerintah provinsi dalam memperkuat tata kelola keuangan, seperti peningkatan transparansi anggaran, digitalisasi layanan publik, dan penguatan sistem akuntabilitas. Ia menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah pusat, khususnya dalam bentuk alokasi dana transfer dan program pembiayaan infrastruktur, akan mempercepat realisasi potensi fiskal Kepri.

Dengan kapasitas fiskal yang kuat, Kepri diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan proyek strategis, termasuk pengembangan pelabuhan, peningkatan jaringan transportasi, serta program peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bima menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat untuk memastikan bahwa potensi ekonomi daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan rakyat.

Pernyataan ini juga menjadi sinyal positif bagi investor, karena stabilitas fiskal dan kebijakan yang mendukung akan meningkatkan iklim investasi di wilayah kepulauan yang strategis ini.