Ramai Ajakan Gulingkan Pemerintahan Prabowo, Pengamat Yakin Publik Tidak Setuju
Ramai Ajakan Gulingkan Pemerintahan Prabowo, Pengamat Yakin Publik Tidak Setuju

Ramai Ajakan Gulingkan Pemerintahan Prabowo, Pengamat Yakin Publik Tidak Setuju

LintasWarganet.com – 06 April 2026 | Sejumlah kelompok politik dan aktivis belakangan ini mengeluarkan seruan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Seruan tersebut ditandai dengan penggunaan istilah “makar” yang menimbulkan kegelisahan di kalangan publik.

Ayip Tayana, seorang pengamat politik, menilai bahwa ajakan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat. Menurutnya, “Ajakan makar terhadap pemerintahan Prabowo yang disuarakan oleh beberapa pihak tidak memiliki makna apapun dan cenderung memecah belah masyarakat.”

Pengamat lain menegaskan bahwa mayoritas rakyat Indonesia masih mendukung kebijakan ekonomi dan program infrastruktur yang dijalankan oleh pemerintah. Data survei independen yang dirilis bulan lalu menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik berada pada angka sekitar 58%, jauh di atas ambang batas kegagalan politik.

  • Faktor utama dukungan publik: pertumbuhan ekonomi, penurunan inflasi, dan peningkatan lapangan kerja.
  • Keluhan yang muncul: kebijakan keamanan yang dianggap terlalu keras, serta isu-isu korupsi yang belum terselesaikan.
  • Respons pemerintah: memperkuat dialog dengan organisasi masyarakat sipil dan meningkatkan transparansi anggaran.

Secara keseluruhan, meskipun ada suara minoritas yang menyerukan perubahan drastis, analisis para pakar politik menyimpulkan bahwa publik tidak akan mendukung upaya menggulingkan pemerintahan secara paksa. Upaya tersebut dipandang sebagai langkah yang tidak realistis dan berpotensi menimbulkan instabilitas yang lebih besar.