LintasWarganet.com – 06 April 2026 | Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada hari Minggu, 5 April 2024, menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke keadaan seperti sebelum konflik terbaru. Penilaian tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan resmi yang menyoroti perubahan struktural dan geopolitik di kawasan strategis tersebut.
- Peningkatan kehadiran militer asing, khususnya kapal perang Amerika Serikat dan sekutunya, di perairan selat.
- Penerapan zona larangan terbang dan zona larangan kapal yang memperketat kontrol wilayah.
- Penegakan kebijakan “penahanan” terhadap kapal yang dianggap melanggar kedaulatan Iran.
IRGC juga menyoroti dampak ekonomi yang signifikan, termasuk lonjakan tarif asuransi pengiriman dan penurunan volume perdagangan minyak melalui selat. Meskipun demikian, pihak Iran menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan jalur laut penting ini, sambil tetap mempertahankan hak kedaulatan nasional.
Para analis geopolitik mencatat bahwa pernyataan IRGC mencerminkan perubahan paradigma dalam strategi pertahanan Iran, yang kini lebih menekankan pada asimetri dan kontrol wilayah laut daripada upaya mengembalikan “status quo” sebelum ketegangan. Mereka memperkirakan bahwa Selat Hormuz akan terus berada dalam kondisi “dinamis” dengan risiko fluktuasi keamanan yang tinggi.
Ke depan, dialog diplomatik antara negara-negara yang berkepentingan diharapkan dapat meredakan ketegangan, namun IRGC menegaskan bahwa “kondisi selat tidak akan kembali seperti semula” dan bahwa Iran akan terus memperkuat pertahanan maritimnya.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet