Kenaikan Harga Plastik Bebani UMKM, Komisi VI DPR Desak Pemerintah Lakukan Intervensi
Kenaikan Harga Plastik Bebani UMKM, Komisi VI DPR Desak Pemerintah Lakukan Intervensi

Kenaikan Harga Plastik Bebani UMKM, Komisi VI DPR Desak Pemerintah Lakukan Intervensi

LintasWarganet.com – 06 April 2026 | Harga plastik mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa bulan terakhir, menambah beban biaya produksi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Kenaikan ini memaksa banyak pelaku usaha meninjau kembali margin keuntungan dan bahkan mempertimbangkan penyesuaian harga jual.

Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, menegaskan pentingnya intervensi pemerintah untuk menstabilkan pasar. Dalam pernyataannya, Ganinduto mengingatkan bahwa ketergantungan UMKM pada bahan baku plastik menjadikan mereka sangat rentan terhadap fluktuasi harga.

Beberapa faktor yang berkontribusi pada kenaikan harga meliputi:

  • Kenaikan biaya energi dan bahan baku mentah.
  • Peningkatan tarif transportasi akibat harga bahan bakar yang lebih tinggi.
  • Spekulasi pasar yang memperparah volatilitas harga.

Berikut adalah contoh persentase kenaikan harga beberapa jenis plastik utama yang banyak dipakai oleh UMKM:

Jenis Plastik Kenaikan Harga (%)
HDPE 12
PP 9
PET 15

Dampak langsung bagi UMKM antara lain menurunnya daya saing, penurunan volume produksi, dan risiko kehilangan pelanggan. Beberapa usaha kecil melaporkan peningkatan biaya produksi hingga 20 persen, yang memaksa mereka menambah harga jual atau mengurangi kualitas produk.

Komisi VI DPR menuntut pemerintah untuk mengambil langkah-langkah konkret, antara lain:

  1. Mengadakan dialog intensif dengan produsen plastik dan distributor untuk menurunkan margin distribusi.
  2. Memberikan subsidi atau insentif pajak bagi UMKM yang menggunakan plastik sebagai bahan baku utama.
  3. Mengoptimalkan kebijakan impor bahan baku plastik guna menstabilkan pasokan dan harga.

Jika intervensi tidak dilakukan secara cepat, risiko penurunan omzet UMKM dapat berdampak pada penurunan kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Pemerintah diharapkan dapat menanggapi seruan Komisi VI DPR dengan kebijakan yang bersifat jangka pendek untuk menurunkan harga serta rencana jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada plastik konvensional.

Dengan langkah yang tepat, diharapkan beban harga plastik dapat berkurang, sehingga UMKM dapat kembali fokus pada inovasi produk dan peningkatan daya saing di pasar domestik maupun internasional.