Geely EX2: Mobil Listrik Andal untuk Mobilitas Kota di Indonesia
Geely EX2: Mobil Listrik Andal untuk Mobilitas Kota di Indonesia

Geely EX2: Mobil Listrik Andal untuk Mobilitas Kota di Indonesia

LintasWarganet.com – 04 April 2026 | Permintaan kendaraan listrik (EV) di kota-kota besar Indonesia terus menguat seiring dengan kebijakan pemerintah yang mendorong pengurangan emisi dan insentif pajak. Menyusul kembalinya Geely ke pasar otomotif Tanah Air pada 2024, produsen asal Tiongkok ini meluncurkan varian terbaru yang ditargetkan khusus untuk penggunaan perkotaan: Geely EX2. Model ini diklaim mampu memberikan keandalan, efisiensi, dan kenyamanan yang dibutuhkan pengendara kota modern.

Spesifikasi utama Geely EX2

  • Motor listrik berdaya maksimal 150 kW (sekitar 203 hp) dengan torsi 310 Nm, memberikan akselerasi yang responsif dalam zona kecepatan kota.
  • Baterai lithium‑ion berkapasitas 58 kWh, mendukung jarak tempuh hingga 350 km dalam siklus NEDC, cukup untuk perjalanan harian tanpa khawatir kehabisan daya.
  • Pengisian cepat 30 menit untuk mencapai 80% kapasitas pada stasiun DC fast charger, serta opsi pengisian AC standar 7,4 kW untuk rumah.
  • Dimensi kompak (panjang 4.350 mm, lebar 1.795 mm, tinggi 1.560 mm) memudahkan parkir dan manuver di jalan sempit.
  • Fitur keselamatan meliputi 6 airbag, sistem rem anti‑lock (ABS), kontrol stabilitas elektronik (ESC), serta sistem pengereman regeneratif yang meningkatkan efisiensi energi.
  • Interior dilengkapi layar sentuh 12,3 inci, instrumen digital, dan sistem infotainment berbasis AI yang terintegrasi dengan smartphone.

Dengan harga perkiraan sekitar Rp 600 jutaan, Geely EX2 menempati posisi kompetitif di antara EV lokal seperti Wuling Air EV, MG ZS EV, dan Chery Omoda E5. Harga tersebut sudah termasuk insentif pajak penjualan kendaraan listrik serta potongan subsidi pemerintah bagi pembeli pertama kali.

Keandalan dalam penggunaan perkotaan

Keandalan Geely EX2 terletak pada beberapa faktor. Pertama, motor listrik dan baterai yang diproduksi dengan standar kualitas internasional menjamin umur pakai panjang dan kebutuhan perawatan yang minimal. Kedua, sistem pendingin baterai aktif menjaga suhu optimal, mengurangi degradasi kapasitas selama musim panas tropis. Ketiga, jaringan layanan purna jual Geely yang kini beroperasi melalui PT. HIM dan mitra dealer resmi di seluruh Jawa, Sumatera, dan Kalimantan memastikan ketersediaan suku cadang serta layanan perbaikan cepat.

Selain itu, Geely menawarkan paket layanan baterai swap di beberapa kota besar, memungkinkan pengendara mengisi daya dalam hitungan menit tanpa harus menunggu proses pengisian tradisional. Paket ini menjadi nilai tambah bagi operator ride‑hailing dan fleet kendaraan perusahaan yang mengutamakan waktu operasional tinggi.

Persaingan pasar EV Tiongkok di Indonesia

Peluncuran Geely EX2 datang bersamaan dengan masuknya merek‑merek otomotif Tiongkok lainnya, seperti Jaecoo (sub‑merek Chery), Denza (sub‑merek BYD), Zeekr, Maxus, serta rumor kedatangan XPeng. Semua merek ini menambah keragaman pilihan EV, memperluas jaringan pengisian, dan menstimulasi persaingan harga. Kompetisi tersebut memaksa produsen untuk menekankan keandalan, kualitas baterai, dan fitur teknologi canggih, yang pada gilirannya menguntungkan konsumen.

Di sektor MPV listrik, Denza D9 dan Maxus Mifa 7/9 menargetkan segmen premium, sementara Geely EX2 fokus pada segmen crossover kota yang lebih kecil. Diversifikasi ini mencerminkan strategi produsen Tiongkok untuk menyesuaikan portofolio dengan kebutuhan pasar Indonesia yang heterogen.

Dukungan regulasi dan infrastruktur

Pemerintah Indonesia terus memperkuat kebijakan pro‑EV, termasuk penghapusan pajak penjualan untuk kendaraan listrik, pemberian subsidi hingga Rp 20 juta per unit, serta pembangunan jaringan charger publik yang diproyeksikan mencapai 10.000 titik pada akhir 2026. Kebijakan ini mempercepat adopsi kendaraan listrik dan memberikan landasan bagi Geely EX2 untuk berkembang.

Selain insentif fiskal, program insentif lokal seperti “Kota Hijau” di Jakarta, Surabaya, dan Bandung memberikan fasilitas parkir gratis dan akses jalur khusus bagi EV, meningkatkan daya tarik mobil listrik dalam mobilitas harian.

Respon konsumen dan prospek masa depan

Pengguna awal Geely EX2 melaporkan kepuasan tinggi terkait kenyamanan berkendara, biaya operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan motor bensin, serta rasa aman berkat fitur keselamatan lengkap. Fleet operator ride‑hailing juga menyatakan minat besar karena total cost of ownership (TCO) yang kompetitif.

Jika tren adopsi EV terus berlanjut, Geely EX2 berpotensi menjadi salah satu pilihan utama bagi konsumen perkotaan yang mengutamakan keandalan dan efisiensi. Keberhasilan model ini akan memperkuat posisi Geely di pasar Indonesia dan menambah dinamika persaingan di segmen kendaraan listrik.

Secara keseluruhan, Geely EX2 menawarkan kombinasi performa, jangkauan, dan harga yang membuatnya layak dipertimbangkan sebagai mobil listrik andal untuk penggunaan dalam kota. Dengan dukungan infrastruktur, regulasi, dan jaringan layanan yang semakin matang, EX2 siap menjadi bagian penting dari transformasi mobilitas hijau di Indonesia.