LintasWarganet.com – 04 April 2026 | Seiring meningkatnya volume kendaraan, khususnya truk logistik yang melintasi jalur ferry Ketapang‑Gilimanuk, PT Angkutan Sungai Danau Pari (ASDP) mengumumkan serangkaian tindakan strategis untuk mengatasi tekanan tersebut. Sekretaris PT ASDP menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor guna memastikan kelancaran arus barang dan penumpang antara Bali dan Jawa.
Berikut langkah‑langkah utama yang diambil ASDP:
- Peningkatan Kapasitas Armada: Penambahan kapal feri berkapasitas tinggi serta optimalisasi jadwal keberangkatan pada jam sibuk.
- Peningkatan Fasilitas Pelabuhan: Perbaikan dermaga, penambahan area parkir truk, serta penyediaan fasilitas penanganan muatan yang lebih efisien.
- Koordinasi dengan Pemerintah Daerah: Kolaborasi dengan Dinas Perhubungan Bali dan Jawa Barat untuk sinkronisasi regulasi dan alur lalu lintas darat di sekitar pelabuhan.
- Digitalisasi Proses: Implementasi sistem reservasi online dan pelacakan kapal secara real‑time untuk mengurangi waktu tunggu.
- Peningkatan Keamanan dan Kebersihan: Penambahan petugas keamanan serta prosedur sanitasi yang ketat pada kapal dan fasilitas pelabuhan.
Selain itu, ASDP berkomitmen untuk terus memantau dinamika arus kendaraan melalui analisis data harian, sehingga penyesuaian kebijakan dapat dilakukan secara cepat. Upaya ini diharapkan tidak hanya mempercepat proses pengiriman barang, tetapi juga meningkatkan kepuasan pengguna layanan ferry antara Pulau Jawa dan Bali.
Para pelaku logistik dan pengemudi truk diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas baru ini dengan mengikuti prosedur reservasi dan mematuhi aturan lalu lintas yang ditetapkan. Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan ASDP, diharapkan jalur Ketapang‑Gilimanuk tetap menjadi tulang punggung distribusi barang antar pulau tanpa hambatan signifikan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet