5 Rekomendasi Kampus di Jogja yang Cocok untuk Belajar Film dan Broadcasting
5 Rekomendasi Kampus di Jogja yang Cocok untuk Belajar Film dan Broadcasting

5 Rekomendasi Kampus di Jogja yang Cocok untuk Belajar Film dan Broadcasting

LintasWarganet.com – 03 April 2026 | Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar dengan banyak institusi yang menekankan seni visual dan media. Bagi mahasiswa yang ingin mendalami produksi film maupun penyiaran, berikut lima perguruan tinggi di Jogja yang menawarkan program unggulan di bidang tersebut.

1. Universitas Gadjah Mada (UGM) – Fakultas Seni Rupa dan Desain

Program Studi Film & Televisi di UGM menyediakan kurikulum yang menggabungkan teori sejarah film, teknik produksi, serta praktik langsung di studio kampus. Mahasiswa dapat mengakses fasilitas editing berstandar profesional dan berpartisipasi dalam festival film tahunan kampus.

2. Institut Seni Indonesia Yogyakarta (ISI Yogyakarta)

ISI menawarkan program Sarjana Seni Film yang menekankan pada proses kreatif, penulisan naskah, serta penyutradaraan. Laboratorium produksi dilengkapi dengan kamera digital terkini dan ruang post‑production yang lengkap.

3. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) – Fakultas Ilmu Komunikasi

Jurusan Penyiaran UMY mengajarkan teknik siaran radio, televisi, dan media digital. Kerjasama dengan stasiun TV lokal memberi kesempatan magang dan produksi konten real‑time.

4. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Program Pendidikan Media di UNY mempersiapkan calon guru dan praktisi media dengan fokus pada pedagogi produksi video serta penggunaan teknologi broadcasting dalam pendidikan.

5. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) – Program Studi Komunikasi

UAD menyediakan konsentrasi Film & Televisi yang menekankan pada produksi dokumenter, iklan, dan konten digital. Fasilitas studio multi‑camera dan ruang rekaman audio mendukung proses belajar.

Setiap kampus memiliki keunggulan masing‑masing, baik dari segi kurikulum, fasilitas, maupun jaringan industri. Calon mahasiswa disarankan meninjau profil dosen, peluang magang, serta kegiatan ekstrakurikuler yang relevan sebelum membuat keputusan.