LintasWarganet.com – 03 April 2026 | Jalur lintas selat Bali, yang menghubungkan Ketapang (Jawa Barat) dan Gilimanuk (Bali), kembali menghadapi kemacetan parah hingga 15 kilometer. Situasi ini menimbulkan kerugian ekonomi signifikan, terutama bagi pengusaha logistik, penumpang, serta sektor pariwisata yang sangat bergantung pada kelancaran arus transportasi.
Penilaian Komisi V DPR
Komisi V DPR, yang membidangi infrastruktur, transportasi, dan perhubungan, menyampaikan keprihatinannya dalam rapat kerja khusus. Anggota komisi menilai bahwa penumpukan kendaraan dan kapal feri di pelabuhan Ketapang‑Gilimanuk telah mencapai titik kritis, sehingga menuntut respons cepat dari pemerintah.
Usulan Solusi Konkret
Berikut beberapa rekomendasi yang diusulkan oleh Komisi V DPR untuk mengatasi kemacetan:
- Penambahan dan perluasan dermaga feri di kedua sisi selat untuk meningkatkan kapasitas penumpukan kapal.
- Penerapan sistem reservasi tiket feri secara daring yang terintegrasi, guna mengurangi antrean dan menyeimbangkan permintaan.
- Peningkatan frekuensi operasional feri pada jam-jam sibuk, terutama selama musim liburan dan akhir pekan.
- Pembangunan jalur alternatif darat dan perbaikan jalan akses menuju pelabuhan, termasuk penataan parkir kendaraan berat.
- Koordinasi intensif antara Kementerian Perhubungan, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dan otoritas pelabuhan dalam pengelolaan trafik.
Data Trafik Terbaru
| Jenis Kendaraan | Rata‑Rata Harian | Kapasitas Dermaga |
|---|---|---|
| Kendaraan Penumpang | 7.200 unit | 3.500 penumpang/shift |
| Kendaraan Barang | 3.800 unit | 2.800 ton/shift |
Data tersebut menunjukkan ketidakseimbangan antara volume kendaraan yang masuk dan kapasitas layanan feri yang tersedia.
Reaksi Pemerintah
Pemerintah pusat menyatakan keseriusan dalam menanggapi permasalahan ini dan berjanji akan meninjau kembali kebijakan operasional serta mengalokasikan anggaran tambahan untuk proyek perluasan dermaga dan pengembangan sistem reservasi elektronik.
Dengan langkah-langkah konkret tersebut, diharapkan kemacetan di jalur Ketapang‑Gilimanuk dapat berkurang, meningkatkan produktivitas ekonomi regional, dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan serta penumpang feri.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet