LintasWarganet.com – 03 April 2026 | Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) melakukan kunjungan pemantauan dan evaluasi terhadap 22 Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) yang beroperasi di Kabupaten/Kota Malang, Jawa Timur, pada Kamis (tanggal). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat setempat.
Tim evaluasi yang dipimpin oleh Kepala Biro Koordinasi Kemenko PM, Nama Pejabat, bersama perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dan Lembaga Pengelola SRMA, meninjau fasilitas, kurikulum, serta capaian belajar peserta didik. Selama kunjungan, mereka juga berdiskusi dengan kepala sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi.
Beberapa temuan utama yang dilaporkan antara lain:
- Rata-rata tingkat partisipasi siswa mencapai 85 persen, namun masih terdapat kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
- Fasilitas belajar, seperti laboratorium dan perpustakaan, masih belum memadai di sejumlah sekolah.
- Program pelatihan keterampilan vokasi yang terintegrasi dengan pasar kerja lokal menunjukkan peningkatan kemampuan kerja bagi lulusan SRMA.
Untuk mengoptimalkan peran SRMA dalam pengentasan kemiskinan, Kemenko PM merumuskan beberapa rekomendasi strategis, antara lain:
- Pengadaan sarana dan prasarana belajar yang memadai, khususnya laboratorium ilmu pengetahuan dan ruang komputer.
- Peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan dan sertifikasi kompetensi.
- Penguatan kerjasama dengan dunia usaha lokal untuk menyusun kurikulum vokasi yang relevan.
- Peningkatan akses beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Pejabat Kemenko PM menekankan bahwa keberhasilan program Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari angka partisipasi, melainkan juga dari dampak nyata pada kesejahteraan keluarga. “Jika lulusan SRMA dapat memperoleh pekerjaan yang layak, maka mereka dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan rumah tangga dan menurunkan tingkat kemiskinan di wilayah ini,” ujar beliau.
Selanjutnya, Kemenko PM akan melakukan monitoring lanjutan secara berkala dan menyusun laporan komprehensif yang akan menjadi acuan perbaikan kebijakan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat daerah.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet