LintasWarganet.com – 02 April 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di dua properti milik politisi Partai Gerindra, Ono Surono, yang berlokasi di Bandung dan Indramayu pada hari Selasa, 2 April 2024. Penggeledahan tersebut dilakukan setelah tim penyidik mendapatkan izin perintah penelusuran yang bersifat rahasia.
Berikut rangkaian peristiwa yang dilaporkan:
- Tim KPK tiba di rumah Ono Surono pada pukul 09.00 WIB dengan membawa surat perintah penelusuran.
- Selama proses pencarian, petugas mematikan semua kamera CCTV yang terhubung ke jaringan rumah.
- Siti Nurhaliza, istri Ono Surono, melaporkan bahwa setelah CCTV dimatikan, petugas menyampaikan ancaman bahwa penyelidikan akan berlanjut jika ia tidak menyerahkan dokumen tertentu.
- Pengacara menegaskan bahwa ancaman tersebut melanggar prosedur hukum dan menambah beban mental bagi keluarga terdakwa.
Kuasa hukum menambahkan bahwa tidak ada barang bukti yang berhasil diamankan oleh KPK pada hari itu, meskipun tim penyidik mengklaim menemukan sejumlah dokumen keuangan yang masih dalam proses verifikasi.
Pihak KPK belum memberikan klarifikasi resmi terkait tuduhan pemadaman CCTV dan intimidasi. Namun, Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu, serta menolak segala bentuk penyalahgunaan wewenang.
Kasus ini menambah sorotan publik terhadap prosedur operasional KPK, khususnya dalam hal perlindungan hak asasi manusia selama proses penyelidikan. Pengamat hukum menilai bahwa jika tuduhan pemadaman CCTV terbukti, hal tersebut dapat menimbulkan implikasi hukum bagi penyidik, termasuk potensi pelanggaran terhadap Undang‑Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta peraturan tentang perlindungan data pribadi.
Sementara itu, keluarga Ono Surono menyatakan kesiapan untuk menempuh jalur hukum guna menuntut pertanggungjawaban atas dugaan intimidasi tersebut. Mereka juga mengajak publik untuk tidak melompat pada kesimpulan sebelum proses penyelidikan selesai.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet