TikTok Dibawa ke Pengadilan Inggris, Sistem Deteksi Usia Dinilai Tak Cukup Efektif
TikTok Dibawa ke Pengadilan Inggris, Sistem Deteksi Usia Dinilai Tak Cukup Efektif

TikTok Dibawa ke Pengadilan Inggris, Sistem Deteksi Usia Dinilai Tak Cukup Efektif

LintasWarganet.com – 20 Juli 2026 | TikTok Diselidiki Regulator Inggris Sistem Deteksi Usia Dinilai Belum Efektif Lindungi Anak dari Konten Berisiko. Penyelidikan resmi regulator Inggris, Ofcom, terhadap TikTok terkait kekhawatiran sistem verifikasi usia platform tersebut belum efektif melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya. TikTok, sebuah aplikasi media sosial populer, telah menarik perhatian regulator Inggris karena kekhawatiran bahwa sistem deteksi usia mereka tidak cukup efektif dalam melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya. Penyelidikan ini merupakan langkah penting dalam upaya regulator Inggris untuk memastikan bahwa anak-anak dapat menggunakan platform media sosial secara aman dan tidak terpapar konten yang tidak pantas. Pada awalnya, TikTok telah mengembangkan sistem verifikasi usia yang menggunakan teknologi AI untuk memastikan bahwa pengguna baru lebih dari 13 tahun. Namun, regulator Inggris telah menemukan bahwa sistem ini belum cukup efektif dalam melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya. Penyelidikan Ofcom ini mencakup analisis atas sistem verifikasi usia TikTok dan pengujian atas kemampuan platform tersebut untuk mengidentifikasi pengguna di bawah umur. Hasil penyelidikan ini akan menentukan langkah-langkah yang akan diambil regulator Inggris untuk memastikan bahwa anak-anak dapat menggunakan platform media sosial secara aman. TikTok telah mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama dengan regulator Inggris untuk memastikan bahwa sistem verifikasi usia mereka efektif dan melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya. Penyelidikan ini merupakan contoh penting dari upaya regulator Inggris untuk memastikan bahwa anak-anak dapat menggunakan platform media sosial secara aman dan tidak terpapar konten yang tidak pantas.

Baca juga:
Baca juga:
Baca juga: