Rusia Kembangkan Peluru Khusus untuk Hadapi Serangan Drone Ukraina
Rusia Kembangkan Peluru Khusus untuk Hadapi Serangan Drone Ukraina

Rusia Kembangkan Peluru Khusus untuk Hadapi Serangan Drone Ukraina

LintasWarganet.com – 04 Juli 2026 | Keteteran lawan UAV Ukraina, Rusia kembangkan peluru AK khusus pemburu drone: pecah jadi 3 proyektil. Dalam konteks konflik yang terus berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina, drone telah menjadi senjata penting yang digunakan Ukraina untuk menyerang berbagai target di wilayah Rusia, termasuk pangkalan udara. Baru-baru ini, Dinas Keamanan Ukraina (SBU) meluncurkan serangan drone yang menargetkan dua pangkalan udara di Krimea, merusak setidaknya tujuh pesawat tempur Rusia, dalam rangka meningkatkan tekanan terhadap infrastruktur militer Moskow.

Serangan ini merupakan bagian dari kampanye 40 hari yang disetujui oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. SBU mengklaim bahwa serangan tersebut berhasil menghancurkan hanggar-hanggar yang menyimpan jet tempur seperti Sukhoi Su-30SM dan Su-24, serta infrastruktur drone. Dengan serangan tersebut, SBU menegaskan bahwa mereka terus berupaya mengurangi potensi militer Rusia melalui operasi-operasi yang terencana dan terfokus.

Baca juga:

Dalam menghadapi ancaman yang semakin meningkat dari UAV Ukraina, industri pertahanan Rusia tidak tinggal diam. Mereka telah mengembangkan amunisi baru yang disebut Mnogotochie, yang dirancang khusus untuk meningkatkan efektivitas senapan serbu AK dalam menghadapi drone berukuran kecil. Peluru ini, setelah keluar dari laras senjata, akan terfragmentasi menjadi tiga proyektil terpisah, sehingga lebih efektif dalam menyasar drone yang sulit dijangkau. Peluru ini kompatibel dengan senapan kaliber 5,45×39 mm dan 7,62×54 mm, yang umum digunakan oleh angkatan bersenjata Rusia.

Rusia mengakui bahwa mereka berada dalam posisi sulit untuk menghadapi serangan UAV Ukraina yang semakin canggih. Sejumlah pangkalan militer dan fasilitas strategis Rusia, yang letaknya jauh di dalam wilayah mereka, telah diserang oleh drone Ukraina dengan sukses. Ini memaksa Rusia untuk berinovasi dan memperbaiki sistem pertahanan mereka untuk melindungi aset-aset vital.

Baca juga:

Keteteran lawan UAV Ukraina, Rusia kembangkan peluru AK khusus pemburu drone: pecah jadi 3 proyektil menunjukkan bahwa pengembangan teknologi senjata menjadi salah satu fokus utama Rusia saat ini. Dengan peluncuran peluru baru ini, diharapkan Rusia dapat meningkatkan efektivitas operasional senjata mereka di medan perang yang semakin dipenuhi oleh drone.

Dalam pertempuran yang berlanjut ini, drone telah berubah menjadi alat yang bukan hanya untuk pengintaian, tetapi juga untuk serangan langsung. Penggunaan drone oleh Ukraina menunjukkan bahwa mereka mampu melaksanakan serangan jauh ke dalam wilayah Rusia, yang sebelumnya dianggap aman dari serangan musuh. Hal ini menandai perubahan signifikan dalam cara kedua negara berperang, di mana teknologi modern memainkan peran krusial.

Baca juga:

Rusia kini dihadapkan pada tantangan besar untuk melindungi diri dari serangan drone yang terus meningkat, dan pengembangan peluru khusus ini adalah salah satu langkah strategis yang diambil untuk menghadapi ancaman tersebut. Keteteran lawan UAV Ukraina, Rusia kembangkan peluru AK khusus pemburu drone: pecah jadi 3 proyektil adalah contoh nyata bagaimana medan perang modern memerlukan inovasi berkelanjutan dalam teknologi persenjataan.