Pramono: Solusi Pembangunan Fasilitas Publik di DKI Jakarta Tanpa APBD Dapat Ditemukan
Pramono: Solusi Pembangunan Fasilitas Publik di DKI Jakarta Tanpa APBD Dapat Ditemukan

Pramono: Solusi Pembangunan Fasilitas Publik di DKI Jakarta Tanpa APBD Dapat Ditemukan

LintasWarganet.com – 31 Juli 2026 | Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah mengumumkan bahwa pembangunan sejumlah fasilitas publik di DKI Jakarta dapat dilakukan tanpa bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menekankan bahwa creative financing dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembiayaan kota Jakarta.

Dalam keterangannya, Pramono mengatakan bahwa pemerintah daerah dapat menggunakan berbagai cara untuk menghemat biaya dan meningkatkan efisiensi dalam pembangunan fasilitas publik. Salah satu contoh adalah dengan menggunakan dana dari investor swasta atau masyarakat.

Baca juga:

Pramono juga mengatakan bahwa pemerintah daerah dapat menggunakan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan menghemat biaya dalam pembangunan fasilitas publik. Ia mencontohkan bahwa pemerintah dapat menggunakan sistem informasi untuk mengelola dana dan sumber daya yang ada.

Pramono juga mengatakan bahwa pemerintah daerah harus lebih berkolaborasi dengan masyarakat dan investor swasta untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Ia mencontohkan bahwa pemerintah dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk mengembangkan proyek-proyek yang dapat meningkatkan kualitas layanan publik.

Sementara itu, sejumlah ahli mengatakan bahwa creative financing dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembiayaan kota Jakarta. Mereka menekankan bahwa pemerintah daerah harus lebih berhati-hati dalam menggunakan dana publik dan harus lebih transparan dalam menggunakan dana tersebut.

Baca juga:

Pramono juga mengatakan bahwa pemerintah daerah harus lebih berkomunikasi dengan masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Ia mencontohkan bahwa pemerintah dapat menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pembangunan fasilitas publik.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Pramono telah menekankan pentingnya menggunakan creative financing dalam pembiayaan kota Jakarta. Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah harus lebih transparan dan akuntabel dalam menggunakan dana publik.

Pramono juga mengatakan bahwa pemerintah daerah harus lebih berkolaborasi dengan masyarakat dan investor swasta untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Ia mencontohkan bahwa pemerintah dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk mengembangkan proyek-proyek yang dapat meningkatkan kualitas layanan publik.

Baca juga:

Selain itu, Pramono juga mengatakan bahwa pemerintah daerah harus lebih berkomunikasi dengan masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Ia mencontohkan bahwa pemerintah dapat menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pembangunan fasilitas publik.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Pramono telah menekankan pentingnya menggunakan creative financing dalam pembiayaan kota Jakarta. Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah harus lebih transparan dan akuntabel dalam menggunakan dana publik.