Nyimas Laula: Jurnalis Foto Internasional yang Viral Usai Teguran di Gym Bali
Nyimas Laula: Jurnalis Foto Internasional yang Viral Usai Teguran di Gym Bali

Nyimas Laula: Jurnalis Foto Internasional yang Viral Usai Teguran di Gym Bali

LintasWarganet.com – 08 Juli 2026 | Nama Nyimas Laula, sosok Nyimas Laula, jurnalis foto internasional yang viral usai insiden teguran di gym Bali, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah video dirinya menegur seorang pria yang melintas di area latihan angkat beban viral. Nyimas, yang dikenal sebagai fotografer profesional dengan karya-karya yang dimuat di berbagai media ternama, termasuk The New York Times dan Reuters, menunjukkan sisi lain dari etika berbagi ruang di gym.

Dalam video yang beredar, Nyimas terlihat marah dan menegur seorang pria yang dianggapnya mengganggu saat ia sedang berlatih angkat beban. Meskipun ia meminta maaf atas kata-kata kasar yang diucapkannya, Nyimas tetap menekankan pentingnya keselamatan dan etika di area latihan. “Saya akan lebih baik,” ungkapnya dalam responsnya terhadap hujatan yang diterima.

Baca juga:

Nyimas Laula mulai berkarier sebagai jurnalis foto profesional sejak tahun 2015. Ia banyak mengangkat isu-isu berat seperti lingkungan, kemanusiaan, dan hak asasi manusia. Karyanya telah membawa dampak signifikan, seperti dokumentasi kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh dan investigasi mengenai polusi plastik di Bali. Dengan pengalaman yang mentereng, ia juga aktif sebagai sutradara dokumenter, menunjukkan dedikasinya dalam dunia jurnalisme.

Setelah insiden di gym, banyak warganet yang memberikan komentar beragam. Beberapa mendukung Nyimas dan menyatakan bahwa tindakan menjaga etika di gym adalah hal yang penting, sementara yang lain menganggap reaksinya berlebihan. Diskusi ini tidak hanya berfokus pada insiden itu sendiri, tetapi juga memperluas pembicaraan mengenai etika berbagi ruang di gym, terutama di tengah budaya konten yang marak.

Baca juga:

Nyimas Laula mengungkapkan bahwa insiden tersebut juga memicu pihak gym untuk melakukan penataan ulang demi keamanan semua anggota. Ia percaya bahwa keselamatan adalah hal utama yang harus diperhatikan saat berlatih. “Saya dan pria itu sama-sama member gym, seharusnya sudah memahami aturan keselamatan,” tegasnya.

Selain itu, tindakan Nyimas yang viral di media sosial memunculkan pro dan kontra, termasuk serangan pribadi yang tidak seharusnya terjadi. Nyimas menjadi sasaran body shaming dan komentar negatif tentang penampilannya. Hal ini menyoroti masalah yang lebih besar tentang bagaimana orang bereaksi terhadap situasi tertentu dan etika dalam berinteraksi di ruang publik.

Baca juga:

Dalam karyanya, Nyimas Laula telah membuktikan bahwa ia bukan hanya seorang fotografer, tetapi juga seorang jurnalis yang peduli dengan isu-isu sosial. Meskipun viral karena insiden di gym, sosok Nyimas Laula tetap dikenal sebagai jurnalis foto internasional yang berkontribusi untuk menyuarakan isu-isu penting di masyarakat. Insiden ini mungkin menjadi pelajaran bagi semua orang tentang pentingnya komunikasi dan etika di ruang bersama.