Mendorong Pendidikan Vokasi: Komitmen Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University
Mendorong Pendidikan Vokasi: Komitmen Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University

Mendorong Pendidikan Vokasi: Komitmen Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University

LintasWarganet.com – 10 Juli 2026 | Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University, Dendi Pratama, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan vokasi di Indonesia. Dalam pernyataannya, Dendi menyampaikan harapannya agar pengembangan pendidikan tinggi vokasi dapat terus disempurnakan, terutama setelah ditetapkannya Shalfi Andri sebagai Ketua Umum Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) untuk periode 2026-2027.

Pendidikan vokasi menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Dendi Pratama menjelaskan bahwa pendidikan tinggi vokasi memiliki peran yang sangat penting dalam mempersiapkan lulusan yang siap kerja dan mampu bersaing di pasar global. Dengan adanya dukungan dari PELITA, diharapkan akan tercipta kolaborasi yang lebih baik antara perguruan tinggi dan industri yang akan menguntungkan kedua belah pihak.

Baca juga:

“Kami ingin menciptakan sinergi yang kuat antara institusi pendidikan dan dunia industri. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Dendi.

Shalfi Andri, sebagai Ketua Umum PELITA yang baru terpilih, juga menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Ia berencana untuk memperluas kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di berbagai sektor, guna memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan magang dan mendapatkan pengalaman kerja yang nyata.

Dalam kesempatan tersebut, Dendi Pratama menambahkan bahwa pertumbuhan sektor vokasi sangat penting untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah juga telah memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan vokasi, yang terlihat dari berbagai kebijakan yang dikeluarkan untuk mendukung pengembangan sektor ini.

Baca juga:

Keberadaan PELITA diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif bagi politeknik swasta untuk saling berbagi informasi dan pengalaman. Dendi Pratama juga menyampaikan bahwa PELITA akan terus berupaya untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan vokasi bagi seluruh masyarakat, terutama bagi mereka yang berasal dari kalangan kurang mampu.

“Pendidikan adalah hak setiap individu, dan kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk mengakses pendidikan vokasi yang berkualitas,” tegasnya.

Komitmen Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University untuk memperkuat pendidikan vokasi nasional juga mencakup pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan industri. Hal ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi oleh lulusan dalam memasuki dunia kerja.

Baca juga:

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan industri, diharapkan pendidikan vokasi di Indonesia dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Dendi Pratama menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan menghasilkan lulusan yang kompeten.

Pendidikan vokasi yang berkualitas tidak hanya akan memberikan manfaat bagi individu tetapi juga bagi perekonomian nasional secara keseluruhan. Dendi percaya bahwa dengan meningkatkan pendidikan vokasi, Indonesia akan mampu mencetak SDM yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.

Dalam beberapa tahun ke depan, diharapkan pendidikan vokasi di Indonesia tidak hanya menjadi pilihan alternatif, tetapi juga menjadi pilihan utama bagi para calon mahasiswa. Dengan komitmen yang kuat dari Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University, serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, masa depan pendidikan vokasi di Indonesia terlihat semakin cerah.