Kementerian Pertahanan Ubah Program Pelatihan Calon Manajer KDMP Menjadi Pembekalan Bela Negara
Kementerian Pertahanan Ubah Program Pelatihan Calon Manajer KDMP Menjadi Pembekalan Bela Negara

Kementerian Pertahanan Ubah Program Pelatihan Calon Manajer KDMP Menjadi Pembekalan Bela Negara

LintasWarganet.com – 03 Juli 2026 | Calon Manajer KDMP sedianya bakal jadi Komcad, Wamenhan: Kini hanya diberi pelatihan bela negara [titlebase]. Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia telah mengambil keputusan signifikan terkait program pelatihan bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi menyeluruh menyusul insiden tragis yang menewaskan lima calon manajer saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil).

Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan, mengungkapkan bahwa materi pelatihan yang awalnya dirancang untuk mempersiapkan calon manajer menjadi Komponen Cadangan (Komcad) kini telah direvisi. “Kami sudah menetapkan bahwa mereka hanya diberikan pembinaan, pendidikan, pelatihan bela negara,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca juga:

Dengan perubahan ini, kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai Latsarmil akan diubah fokusnya menjadi pembekalan bela negara dan manajerial. Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, menjelaskan bahwa tujuan dari pembekalan ini bukanlah untuk membentuk peserta menjadi prajurit atau Komcad, tetapi untuk membangun karakter disiplin, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan.

Dalam penyesuaian ini, materi teknis dan taktis militer akan dihilangkan sepenuhnya, termasuk kegiatan menembak dan taktik regu senapan. Rico menekankan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan hanya berupa olahraga ringan untuk menjaga kebugaran, seperti senam pagi dan jalan kaki.

Wamenhan Donny Ermawan juga menekankan pentingnya pelatihan ini dalam membentuk kedisiplinan dan kepemimpinan calon manajer. “Manager tentunya mempunyai beberapa staf yang harus mereka pimpin. Kami akan melatih kebersamaan dan kerja sama di antara mereka,” jelasnya.

Program pelatihan ini juga mengalami pengurangan waktu, dari yang sebelumnya satu bulan menjadi dua minggu. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa calon manajer mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang lebih fokus dan efektif, serta mengurangi risiko yang mungkin terjadi selama pelatihan.

Pembekalan ini tidak hanya ditujukan untuk calon manajer KDMP, tapi juga untuk calon manajer KNMP. Sementara itu, Kementerian Koperasi akan memberikan pelatihan terkait pengelolaan koperasi, dan Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) akan menangani pelatihan untuk calon manajer KNMP.

Dengan langkah ini, Kemhan berharap dapat mengedukasi calon manajer dengan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, serta tanggung jawab dalam mengelola koperasi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang tidak hanya siap secara manajerial, tetapi juga memiliki kesadaran bela negara yang tinggi.

Secara keseluruhan, perubahan ini menunjukkan komitmen Kemhan dalam melindungi keselamatan peserta pelatihan, serta mendorong pengembangan kompetensi manajerial yang lebih baik di tengah tantangan yang ada. Pelatihan yang lebih bersifat pendidikan ini diharapkan dapat menciptakan pemimpin yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab sosial.