Kecelakaan Maut di Suramadu: Bus Pariwisata Tabrak Pemotor dan Truk, 2 Orang Tewas
Kecelakaan Maut di Suramadu: Bus Pariwisata Tabrak Pemotor dan Truk, 2 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Suramadu: Bus Pariwisata Tabrak Pemotor dan Truk, 2 Orang Tewas

LintasWarganet.com – 04 Juli 2026 | Jumat, 3 Juli 2026, menjadi hari yang tragis bagi warga Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Bus pariwisata tabrak pemotor dan truk di akses Suramadu, 2 orang tewas [titlebase] dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Raya Akses Suramadu, Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, sekitar pukul 03.30 WIB.

Kecelakaan ini melibatkan Bus Mandala Putra dengan nomor polisi M 7537 UA yang dikemudikan oleh sopir berinisial AS (61), serta kendaraan lain seperti sepeda motor Honda Vario, mobil Toyota Avanza, dan dua truk. Insiden ini berawal ketika bus yang melaju dari arah selatan ke utara menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh pasutri, MR (45) dan UR (40). Keduanya langsung meninggal di lokasi kejadian.

Baca juga:

Setelah menabrak sepeda motor, bus tersebut kemudian terus melaju dan menabrak kendaraan lain di depannya, termasuk mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh MZ (36) dan truk boks serta truk Fuso. Lima orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan ini. Penyidik dari Satlantas Polres Bangkalan tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Polisi menduga bahwa sopir bus mengalami microsleep atau tertidur sejenak saat mengemudikan kendaraan. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya bekas pengereman di lokasi kejadian. “Dugaan sementara kami adalah sopir bus mengalami microsleep, yang menyebabkan kecelakaan beruntun ini,” ungkap Ipda Jauhari, Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan.

Baca juga:

Kecelakaan ini cukup menghebohkan warga setempat dan memicu perhatian dari berbagai pihak. Banyak yang merasa prihatin dengan kejadian ini, terutama karena dua korban tewas merupakan pasangan suami istri yang sedang dalam perjalanan. Mereka diketahui hendak berkunjung ke besan dengan membawa kue.

Evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan memakan waktu hingga beberapa jam, dan jalur akses Suramadu sempat ditutup untuk proses penyelidikan. Setelah evakuasi selesai, arus lalu lintas menuju Madura kembali normal. Penyidik juga tengah memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi kecelakaan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Baca juga:

Angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia memang cukup tinggi, dan kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pengemudi untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di malam hari atau saat mengantuk. Kecelakaan beruntun ini bukan hanya merenggut nyawa dua orang, tetapi juga menambah daftar panjang kecelakaan yang terjadi di jalan raya.

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan di jalan, penting bagi semua pengemudi untuk memastikan kondisi fisik dan mental mereka sebelum mengemudikan kendaraan. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, dan setiap pengemudi diharapkan dapat menjaga keselamatan diri sendiri serta orang lain.