Erick Thohir: Piala Presiden 2026 dan AFF 2026, Tantangan Bersamaan untuk Sepak Bola Indonesia
Erick Thohir: Piala Presiden 2026 dan AFF 2026, Tantangan Bersamaan untuk Sepak Bola Indonesia

Erick Thohir: Piala Presiden 2026 dan AFF 2026, Tantangan Bersamaan untuk Sepak Bola Indonesia

LintasWarganet.com – 07 Juli 2026 | Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara soal jadwal Piala Presiden bentrok dengan AFF 2026. Piala Presiden 2026 dijadwalkan berlangsung dari 25 Juli hingga 6 Agustus 2026, bersamaan dengan Piala AFF 2026 yang digelar dari 24 Juli hingga 26 Agustus. Meskipun ada tumpang tindih, Erick Thohir menilai hal ini bukan masalah besar bagi perkembangan sepak bola nasional.

Dalam konferensi pers yang diadakan di SCTV Tower, Jakarta, Erick Thohir berharap klub-klub Indonesia dapat memanfaatkan Piala Presiden 2026 untuk meningkatkan kualitas permainan mereka. “Kami di PSSI ingin jam terbang pemain tinggi sekaligus menghitung masing-masing waktu pemulihan pemain untuk persiapan AFF 2026,” ujar Thohir. Dia menambahkan bahwa ajang Piala Presiden akan memberikan kesempatan bagi tim untuk mencoba formasi dan strategi yang tepat sebelum bertanding di level internasional.

Baca juga:

Piala Presiden 2026 akan diikuti oleh delapan tim, terdiri dari enam klub lokal dan dua tim undangan dari Asia Tenggara. Klub-klub Indonesia yang berpartisipasi adalah Persib Bandung, Arema FC, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSMS Medan, sementara tim undangan terdiri dari Port FC dari Thailand dan dua tim lainnya, yakni Tampines Rovers dari Singapura dan DPMM FC dari Brunei Darussalam. Pertandingan perdana akan mempertemukan Persib Bandung melawan Arema FC dan akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, serta Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Erick Thohir juga menyatakan harapannya agar pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sempat hadir untuk menyaksikan pertandingan Piala Presiden 2026. “Saya berharap John Herdman bisa mencuri waktu untuk datang menonton, meskipun dia sangat sibuk dengan Timnas,” ungkapnya. Menurut Thohir, kehadiran Herdman di turnamen ini penting untuk memantau potensi pemain yang ada di liga lokal.

Baca juga:

Meskipun ada kekhawatiran bahwa bentroknya jadwal ini dapat mempengaruhi performa timnas, Erick menegaskan bahwa PSSI ingin memastikan bahwa kompetisi berjalan beriringan tanpa mengganggu persiapan tim. “Kami ingin kesinambungan antara komposisi pemain dengan jam terbang dan jumlah pertandingan harus makin banyak,” jelasnya. Dengan demikian, para pemain diharapkan dapat mendapatkan pengalaman yang lebih banyak dan siap menghadapi tantangan di panggung internasional.

Piala AFF 2026 sendiri menjadi ajang penting bagi Timnas Indonesia, di mana mereka diharapkan dapat bersaing ketat dengan negara-negara tetangga, terutama Vietnam yang dianggap sebagai lawan terberat. Timnas Indonesia akan memainkan laga kandang melawan Kamboja pada 27 Juli dan Vietnam pada 3 Agustus di Stadion Pakansari, Bogor.

Baca juga:

Dari sudut pandang klub, Piala Presiden 2026 juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan performa terbaik dan merebut gelar juara dari Port FC, juara bertahan. Erick Thohir menantang klub-klub Indonesia untuk merebut gelar tersebut demi marwah sepak bola tanah air. “Mungkin harus kita tantang nih klub-klub legendaris untuk merebut piala dari Port FC,” tambahnya.

Dengan semua persiapan yang dilakukan, baik untuk Piala Presiden 2026 maupun Piala AFF 2026, Erick Thohir berharap bahwa kedua turnamen ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola di Indonesia. Kata Erick Thohir soal jadwal Piala Presiden bentrok dengan AFF 2026 menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, ada juga peluang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sepak bola nasional.