LintasWarganet.com – 11 Agustus 2026 | Kompas.com – Jakarta siap menjadi kota global di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menghadiri Jakarta Asset Forum dan Expo (JAFEX) 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026). AHY menyatakan bahwa dirinya pernah memiliki cita-cita menjadi Gubernur DKI Jakarta dan sangat menghargai Pramono sebagai sahabat dan senior yang selalu menjadi jembatan komunikasi yang baik.
Pramono meminta APBD Jakarta tidak dipotong lagi oleh pemerintah pusat. Hal ini disampaikan Pramono di hadapan AHY saat menghadiri JAFEX 2026. Pramono menuturkan bahwa APBD DKI Jakarta Tahun 2026 awalnya direncanakan sebesar Rp 95 triliun dan resmi ditetapkan sebesar Rp 81,3 triliun. Pemotongan ini terjadi karena Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat dipangkas.
Pramono juga memaparkan penataan aset milik Pemprov DKI Jakarta. Menurut dia, sepanjang 2026 Jakarta telah mencatatkan 4.482 sertifikat aset baru dengan luas mencapai 667 hektar. Nilai aset yang tercatat mencapai Rp126,9 triliun. Aset-aset tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pembangunan, termasuk melalui skema pembiayaan kreatif.
AHY juga sempat menyinggung kesamaan dirinya dengan Pramono, yakni sama-sama gemar berlari. Dalam kesempatan itu, AHY memuji visi Pramono dalam mengembangkan Jakarta sebagai kota global. Menurut AHY, Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono memiliki peluang untuk menjadi model bagi kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Jakarta siap menjadi kota global di bawah kepemimpinan Pramono Anung. Hal ini disampaikan AHY saat menghadiri JAFEX 2026. AHY menyatakan bahwa dirinya pernah memiliki cita-cita menjadi Gubernur DKI Jakarta dan sangat menghargai Pramono sebagai sahabat dan senior yang selalu menjadi jembatan komunikasi yang baik.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet