LintasWarganet.com – 31 Juli 2026 | Mengapa KPK lebih sering menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke bupati daripada gubernur? Pertanyaan ini mungkin seringkali terlintas di benak para pengamat politik. Menurut Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, alasan utamanya adalah karena lembaga anti korupsi ini lebih mudah menangkap pejabat daerah di level bupati.
Bupati adalah pejabat yang lebih rendah dari gubernur dalam struktur pemerintahan daerah. Oleh karena itu, KPK lebih mudah menggelar OTT ke bupati karena mereka memiliki lebih banyak informasi dan sumber daya untuk melakukan penyelidikan dan pengawasan.
Hal ini tidak berarti bahwa KPK tidak pernah menggelar OTT ke gubernur. Namun, jumlah OTT yang dilakukan ke gubernur jauh lebih sedikit dibandingkan dengan bupati.
Fitroh juga menjelaskan bahwa KPK memiliki prioritas dalam menangani kasus-kasus korupsi. Jika kasus korupsi di level gubernur lebih besar dan lebih kompleks, maka KPK akan menangani kasus tersebut dengan lebih serius dan intensif.
Jadi, mengapa KPK lebih sering menggelar OTT ke bupati daripada gubernur? Jawabannya adalah karena KPK memiliki lebih banyak kemudahan dan sumber daya untuk melakukan penyelidikan dan pengawasan di level bupati.
Hal ini tidak berarti bahwa KPK tidak pernah menggelar OTT ke gubernur. Namun, jumlah OTT yang dilakukan ke gubernur jauh lebih sedikit dibandingkan dengan bupati.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet