Satu Personel TNI Terluka saat Amankan Aksi Ribuan PSHT di Surabaya: Situasi Amankan Tuntas
Satu Personel TNI Terluka saat Amankan Aksi Ribuan PSHT di Surabaya: Situasi Amankan Tuntas

Satu Personel TNI Terluka saat Amankan Aksi Ribuan PSHT di Surabaya: Situasi Amankan Tuntas

LintasWarganet.com – 01 Agustus 2026 | Satu personel TNI terluka saat amankan aksi ribuan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Surabaya, Jumat (31/7). Aksi tersebut merupakan buntut kasus dugaan pembacokan terhadap seorang juru parkir yang disebut sebagai anggota PSHT. Massa mendesak aparat segera menangkap seluruh pelaku. Setelah menggelar aksi di Mapolrestabes Surabaya, massa bergerak menuju kantor perusahaan debt collector di Jalan Teuku Umar. Namun, langkah mereka dihentikan aparat gabungan TNI dan Polri di simpang Jalan RA Kartini, sekitar 200-300 meter dari lokasi tujuan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah orang dari kerumunan melemparkan botol, batu, dan potongan kayu ke arah barikade aparat. Akibat insiden tersebut, seorang personel TNI terlihat mengalami luka akibat terkena lemparan benda keras. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi korban maupun adanya korban lain dalam insiden tersebut. Aparat tetap bertahan di barikade untuk mencegah massa memasuki kawasan kantor debt collector.

Baca juga:

Berikut adalah informasi terkait aksi ribuan anggota PSHT di Surabaya:

Baca juga:
  • Aksi tersebut merupakan buntut kasus dugaan pembacokan terhadap seorang juru parkir yang disebut sebagai anggota PSHT.
  • Massa mendesak aparat segera menangkap seluruh pelaku.
  • Aparat gabungan TNI dan Polri di simpang Jalan RA Kartini, sekitar 200-300 meter dari lokasi tujuan.
  • Sejumlah orang dari kerumunan melemparkan botol, batu, dan potongan kayu ke arah barikade aparat.
  • Seorang personel TNI terlihat mengalami luka akibat terkena lemparan benda keras.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan memastikan situasi di kawasan markas debt collector (DC) Jalan Teuku Umar kondusif usai massa aksi membubarkan diri. Ia juga memastikan tidak ada petugas yang terluka dan proses hukum kasus pembacokan anggota PSHT terus berjalan.

Baca juga: