Ribuan Pelayat Menangis Saat Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Khomenei Iran
Ribuan Pelayat Menangis Saat Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Khomenei Iran

Ribuan Pelayat Menangis Saat Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Khomenei Iran

LintasWarganet.com – 03 Juli 2026 | Teheran, Iran – Jenazah Ali Khamenei tiba di Masjid Khomenei Iran, ribuan pelayat menangis saat peti jenazah mendiang mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dibawa ke upacara perpisahan di ibu kota. Prosesi pemakaman yang dihadiri oleh ribuan orang ini dimulai pada Jumat, 3 Juli 2026, dan diharapkan akan menjadi salah satu seremoni terbesar dalam sejarah Iran modern.

Rangkaian penghormatan terakhir dimulai dengan upacara perpisahan awal yang dihadiri oleh para pejabat tinggi negara serta delegasi diplomatik dari lebih dari 90 negara. Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, turut hadir dalam prosesi ini atas penugasan dari Kementerian Luar Negeri RI.

Baca juga:

Jenazah Ali Khamenei tiba di Masjid Khomenei Iran, ribuan pelayat menangis, menciptakan suasana haru di tengah ribuan orang yang berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir. Kebangkitan emosi terlihat jelas ketika kerumunan mengenang sosok yang telah memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade sebelum meninggal dunia dalam serangan udara gabungan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Dalam prosesi ini, situasi keamanan sangat diperhatikan, terutama setelah berita bahwa putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, memilih untuk tidak hadir karena ancaman dari Israel. Pengamat menilai bahwa ketidakhadiran Mojtaba Khamenei di tengah kerumunan pelayat merupakan langkah strategis untuk menghindari risiko serangan dan pengawasan intelijen.

Menurut jadwal, prosesi pemakaman akan berlangsung selama sepekan, berakhir pada 9 Juli 2026 dengan pemakaman resmi di Kompleks Makam Suci Imam Reza di Mashhad. Sebelum itu, jenazah akan diterbangkan ke Irak untuk menjalani ritual penghormatan di situs keagamaan Najaf dan Karbala, meskipun rencana singgah di Baghdad dibatalkan.

Baca juga:

Delegasi internasional yang hadir dalam upacara ini mencakup perwakilan dari negara-negara seperti Rusia, China, dan Pakistan, dengan masing-masing pemimpin negara menjadwalkan kehadiran mereka dalam momen bersejarah ini. Sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Iran menyebutkan bahwa lebih dari 30 negara memastikan kehadiran mereka, menandakan pentingnya momen ini bagi dunia internasional.

Di tengah suasana duka, banyak pelayat yang mengenakan pakaian hitam dan membawa spanduk sebagai bentuk penghormatan. Mereka mengingat berbagai kontribusi Khamenei selama masa kepemimpinannya dan dampaknya terhadap politik dan masyarakat Iran.

Ketegangan di Timur Tengah masih terus berlanjut meskipun pemakaman Ali Khamenei berlangsung. Situasi ini menambah kompleksitas pada proses perdamaian yang sedang berlangsung di kawasan, di tengah ancaman serangan dari Israel dan potensi konflik yang masih membara.

Baca juga:

Dengan demikian, prosesi pemakaman Ali Khamenei bukan hanya sekadar momen berduka bagi rakyat Iran, tetapi juga menjadi titik perhatian bagi masyarakat internasional yang mengamati perkembangan situasi di Timur Tengah. Jenazah Ali Khamenei tiba di Masjid Khomenei Iran, ribuan pelayat menangis, menggambarkan betapa besarnya kehilangan yang dirasakan oleh banyak orang.