Polda Lampung Tangkap Anggota Brimob dan Prajurit TNI AL Diduga Terlibat Narkoba
Polda Lampung Tangkap Anggota Brimob dan Prajurit TNI AL Diduga Terlibat Narkoba

Polda Lampung Tangkap Anggota Brimob dan Prajurit TNI AL Diduga Terlibat Narkoba

LintasWarganet.com – 06 Juli 2026 | Polda Lampung berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam penyelundupan narkoba, yaitu seorang anggota Brimob dan seorang prajurit TNI Angkatan Laut. Penangkapan ini dilakukan di Bakauhuni, di mana petugas menemukan 5 kilogram sabu dan 202 butir ekstasi yang disembunyikan dalam kendaraan mereka.

Kapolda Lampung, Irjen Pol. Hendro Sugiatno, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Lampung untuk memberantas peredaran narkoba di Indonesia. “Tindakan tegas akan diambil terhadap siapa pun yang terlibat dalam kejahatan ini, termasuk anggota kami sendiri dan TNI,” ujarnya dalam konferensi pers.

Baca juga:

Dalam penggerebekan tersebut, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lainnya yang digunakan dalam proses penyelundupan, seperti alat komunikasi dan kendaraan yang digunakan untuk membawa narkoba. Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan narkoba lainnya.

Diduga Terlibat Dalam Penyelundupan Narkoba Polda Lampung Tangkap Seorang Personel Brimob dan Seorang Prajurit TNI AL menjadi sorotan publik, terutama mengingat latar belakang kedua individu tersebut. Anggota Brimob dan TNI AL seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun kasus ini justru menunjukkan adanya penyimpangan yang sangat memprihatinkan.

Baca juga:

Pengacara kedua tersangka menyatakan bahwa mereka akan memberikan pembelaan hukum yang maksimal dan berharap agar proses hukum berjalan secara adil. Sementara itu, masyarakat menanti langkah lanjutan dari pihak kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini dan menindaklanjuti kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

Kasus ini juga memicu diskusi di media sosial mengenai integritas aparat penegak hukum dan militer dalam melawan narkoba. Banyak yang berharap bahwa tindakan tegas seperti ini dapat menjadi contoh bagi pihak lain yang berpotensi terlibat dalam kejahatan serupa.

Baca juga:

Polda Lampung sendiri berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan kerjasama dengan berbagai instansi dalam upaya memberantas narkoba. Dalam waktu dekat, mereka juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba dan pentingnya peran aktif masyarakat dalam melawan peredaran narkoba.

Dengan penangkapan ini, diharapkan dapat memberikan sinyal positif bahwa tidak ada tempat bagi para pelanggar hukum, termasuk di dalam tubuh institusi penegak hukum dan militer. Polda Lampung akan terus berupaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, serta melakukan tindakan preventif untuk mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang.