Pelatih David Nascimento Tegaskan Timnas U-17 Tak Butuh Pemain Diaspora untuk Kualifikasi Piala Asia 2027
Pelatih David Nascimento Tegaskan Timnas U-17 Tak Butuh Pemain Diaspora untuk Kualifikasi Piala Asia 2027

Pelatih David Nascimento Tegaskan Timnas U-17 Tak Butuh Pemain Diaspora untuk Kualifikasi Piala Asia 2027

LintasWarganet.com – 09 Juli 2026 | Pelatih Timnas Indonesia U-17, David Nascimento, menegaskan bahwa skuadnya tidak akan mengandalkan pemain diaspora dalam persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Dalam pernyataannya setelah pertandingan melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo, Nascimento memberikan alasan kuat di balik keputusan ini. Dia percaya bahwa fokus utama harus diberikan kepada pemain-pemain lokal yang berkembang di dalam negeri.

David Nascimento mengungkapkan, “Tidak, kami mencari pemain yang bermain di sini, di Indonesia. Kami tahu ada banyak pemain di luar negeri, tetapi kami perlu memberikan kesempatan kepada anak-anak yang bermain di sini.” Dengan pernyataan ini, pelatih asal Portugal tersebut menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan talenta lokal.

Baca juga:

Selama pemusatan latihan (TC) yang berlangsung sebulan di Kota Solo, Nascimento merasa puas dengan fasilitas yang tersedia, yang sangat membantu tim dalam berlatih. Dia mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Solo, Respati Ardi, yang telah mendukung penuh kegiatan tim. “Kami berlatih di dua lapangan dan telah menggelar dua pertandingan internasional di sini,” kata Nascimento.

Setelah hasil positif dalam dua laga melawan Malaysia, di mana Indonesia meraih kemenangan 3-0 pada pertandingan kedua, David merasa optimis terhadap perkembangan tim. Meskipun banyak pemain diaspora yang memiliki potensi, Nascimento lebih memilih untuk memprioritaskan mereka yang telah berlatih dan berkompetisi di Indonesia. “Kami memiliki inti pemain yang sangat bagus. Mungkin satu atau dua pemain bisa kami tambahkan, tetapi kami tidak akan mengubah terlalu banyak,” tambahnya.

Baca juga:

Keputusan untuk tidak memanggil pemain diaspora di Timnas U-17 ini juga sejalan dengan pandangan bahwa pemain-pemain yang bermain di luar negeri lebih cocok untuk tim senior. “Pemain diaspora lebih baik dipanggil untuk timnas senior,” ujar Nascimento. Dengan pendekatan ini, dia berharap bisa membangun tim yang solid dan konsisten dari pemain-pemain muda yang ada di Indonesia.

David Nascimento juga berharap untuk melanjutkan pemusatan latihan di Solo hingga November, dan mungkin lebih lama, untuk memastikan timnya memiliki persiapan yang matang menjelang kualifikasi. Dengan fokus yang kuat pada pengembangan pemain lokal, pelatih ini berkomitmen untuk memberikan kesempatan bagi pemain-pemain muda yang berpotensi di dalam negeri.

Baca juga:

Dengan demikian, keputusan David Nascimento untuk tidak mengandalkan pemain diaspora di Timnas U-17 bukan hanya sebagai strategi taktis, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sepak bola Indonesia dari akar rumput. Ini menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi pemain yang mampu bersaing di level internasional, sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak talenta yang siap bersinar.