Momen Gibran Dicegat Mahasiswa, Tagih Janji Selamatkan Candi Muaro Jambi Imbas Stockpile Batu Bara
Momen Gibran Dicegat Mahasiswa, Tagih Janji Selamatkan Candi Muaro Jambi Imbas Stockpile Batu Bara

Momen Gibran Dicegat Mahasiswa, Tagih Janji Selamatkan Candi Muaro Jambi Imbas Stockpile Batu Bara

LintasWarganet.com – 18 Juli 2026 | Momen Gibran dicegat mahasiswa, tagih janji selamatkan Candi Muaro Jambi imbas stockpile batu bara. Gelombang aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat memadati kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026) siang. Meski sempat tertahan blokade kepolisian di sekitar Jalan Merdeka Selatan, massa aksi menegaskan gerakan ini merupakan awal dari rangkaian protes besar untuk menyasar jalannya pemerintahan.

Koordinator lapangan aksi, Annur, menyatakan aksi nasional ini sengaja menyasar kawasan Patung Kuda sebagai titik sentral. Ia menyebut, pemilihan lokasi tersebut bukan tanpa alasan, melainkan untuk memberikan efek kejut bagi pemerintah.

Baca juga:

“Tujuannya menarik atensi masyarakat,” ujar Annur saat ditemui di sela-sela aksi di kawasan Monas, Jumat. Mahasiswa dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini mengungkapkan massa membawa misi besar yang mereka sebut sebagai upaya untuk mengguncang stabilitas kebijakan pemerintah saat ini.

Ia secara terang-terangan menyebut bahwa aksi ini bertujuan untuk memberikan tekanan kuat atau “mendobrak” kabinet kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Aksi ini terus akan berjilid-jilid dan akan terus mendobrakkan kabinet Prabowo-Gibran,” tegas Annur. Annur mengakui bahwa yang mereka bawa bersifat sangat mendasar dan menyeluruh, sehingga ia melabelinya sebagai tuntutan yang “utopis”.

Baca juga:

Sementara itu, di Jambi, warga menuntut Wapres Gibran untuk menyelesaikan konflik kawasan cagar budaya nasional (KCBN) yang dikepung stockpile batubara dan kawasan industri belasan tahun. Seorang warga bernama Adji Permana membawa selembar kertas meminta Wapres untuk menyelesaikan konflik yang mengancam kelestarian candi.

“Harusnya tidak boleh di sana, akan kita tindak lanjuti,” kata Wapres Gibran di video yang tersebar, Kamis (16/7/2026). Baca juga: Pengunjung Candi Muaro Jambi Bak Cendol, Wisatawan Sulit Cari Tempat Sampah

Mukhtar Hadi dari komunitas Rumah Menapo menyebut konflik candi yang dikepung stockpile batu bara bukan barang baru. Hampir empat tahun lalu, tepatnya April 2022, lelaki yang akrab disapa Borju ini menyampaikan langsung ke Presiden Joko Widodo, meminta solusi terkait penyelesaian konflik stockpile batu bara yang mengancam kelestarian candi.

Baca juga:

“Kita berharap Gibran tidak mengulangi kegagalan bapaknya,” kata Borju. Persoalan ini bahkan sudah didengar Luhut Binsar Pandjaitan, yang berjanji ingin membereskan masalah candi. Tetapi masalah masih berlanjut hingga sekarang.