LintasWarganet.com – 26 Juli 2026 | Robikin Emhas, seorang tokoh NU, baru-baru ini menegaskan bahwa Muktamar NU yang akan digelar pada akhir Agustus 2026 tidak boleh dipahami semata sebagai arena pergantian kepemimpinan. Menurutnya, konflik elite PBNU (Persatuan Islam) adalah penyebab utama Marwah NU tercabik-cabik. Dalam sebuah wawancara, Robikin Emhas menjelaskan bahwa konflik ini telah berlangsung selama beberapa tahun dan telah menyebabkan keretakan di dalam partai.
Robikin Emhas menambahkan bahwa konflik ini bukan hanya terkait dengan pergantian kepemimpinan, tetapi juga terkait dengan perbedaan pendapat tentang arah dan strategi partai. Menurutnya, ada beberapa kelompok yang memiliki pendapat yang berbeda tentang cara memimpin partai dan membawa partai ke depan.
Sebagai contoh, ada kelompok yang lebih suka fokus pada isu-isu sosial dan ekonomi, sedangkan ada kelompok lain yang lebih suka fokus pada isu-isu politik dan keamanan. Konflik ini telah menyebabkan partai menjadi lemah dan tidak dapat menunjukkan kekuatan yang sebenarnya.
Robikin Emhas menegaskan bahwa Muktamar NU harus dapat menyelesaikan konflik ini dan memulihkan kekuatan partai. Menurutnya, partai harus dapat menemukan jalan tengah dan memulihkan komunikasi yang baik antara berbagai kelompok. Dengan demikian, partai dapat kembali menjadi kuat dan dapat menunjukkan kekuatan yang sebenarnya.
Dalam kesimpulan, konflik elite PBNU adalah penyebab utama Marwah NU tercabik-cabik. Partai harus dapat menyelesaikan konflik ini dan memulihkan kekuatan partai.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet