Kapolri Naikkan Pangkat Aipda Yudhie Jadi Aiptu Anumerta, Keluarga Diberi Prioritas Masuk Polri
Kapolri Naikkan Pangkat Aipda Yudhie Jadi Aiptu Anumerta, Keluarga Diberi Prioritas Masuk Polri

Kapolri Naikkan Pangkat Aipda Yudhie Jadi Aiptu Anumerta, Keluarga Diberi Prioritas Masuk Polri

LintasWarganet.com – 04 Juli 2026 | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penghormatan tertinggi dengan menaikkan pangkat Aipda Yudhie Perdana Putra menjadi Aiptu anumerta. Kenaikan pangkat luar biasa ini diberikan setelah Aipda Yudhie gugur saat menjalankan tugas dalam operasi penangkapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, pada Kamis (2/7). Keputusan ini diumumkan oleh Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Polisi Iwan Kurniawan, saat menyerahkan piagam penghargaan kepada keluarga almarhum di rumah duka di Kota Kasongan pada Jumat (3/7).

“Kenaikan pangkat luar biasa ini adalah bentuk penghargaan atas pengabdian dan jasa almarhum kepada institusi Polri dan negara,” ujar Irjen Iwan. Dalam acara tersebut, turut hadir Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Bupati Katingan Saiful, Wakil Bupati Katingan Firdaus, serta jajaran Forkopimda dan keluarga almarhum.

Baca juga:

Aipda Yudhie dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi, disiplin, dan memiliki keberanian dalam menjalankan tugasnya. Kapolda menyatakan bahwa kepergian almarhum adalah kehilangan yang besar bagi institusi Polri, dan seluruh anggota Polri diharapkan untuk meneruskan semangat perjuangan dalam memberantas narkoba.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam atas kehilangan Aipda Yudhie. Ia menegaskan bahwa peredaran narkoba adalah ancaman serius bagi masyarakat dan generasi muda, sehingga perang melawan narkoba harus terus dilakukan tanpa henti. “Bandar dan pengedar narkoba adalah penghancur generasi yang harus diperangi,” tegas Kapolri.

Baca juga:

Sebagai bentuk perhatian kepada keluarga almarhum, Kapolri juga memberikan kesempatan prioritas kepada salah satu anggota keluarga Yudhie untuk mengikuti seleksi penerimaan bintara Polri. Hal ini diharapkan dapat menjadi dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan. Keluarga almarhum bisa mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pengabdian di institusi Polri, mengingat pengorbanan yang telah diberikan oleh Aipda Yudhie.

Sementara itu, pasca insiden tersebut, pencarian dua anggota Polres Katingan yang hilang saat operasi penggerebekan bandar narkoba masih terus dilakukan. Tim gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk mencari keberadaan dua polisi yang diduga tenggelam di Sungai Katingan. Kapolda Kalteng memastikan bahwa seluruh sumber daya dikerahkan untuk mempercepat pencarian dan memberikan dukungan kepada keluarga yang merasa kehilangan.

Baca juga:

Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan dapat memberikan motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus mengabdi dan melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, serta menjaga komitmen dalam memerangi narkoba demi keselamatan masyarakat. Kapolri naikkan pangkat Aipda Yudhie jadi Aiptu anumerta, keluarga diberi prioritas masuk Polri menjadi simbol penghormatan dan pengakuan atas pengorbanan yang telah dilakukan oleh almarhum demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.