LintasWarganet.com – 16 Agustus 2026 | Tahun ini, Iran memamerkan koleksi pesawat nirawak canggih milik Amerika Serikat dan Israel yang berhasil ditangkap atau ditembak jatuh selama konflik. Pameran tersebut berlangsung di pangkalan pertahanan udara bawah tanah milik Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran.
Tayang pada Sabtu (15/8/2026), koleksi tersebut dipamerkan di salah satu pangkalan pertahanan udara bawah tanah milik Pasukan Dirgantara Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC). Tak hanya memamerkan drone seperti MQ-9, Hermes 900, dan Hermes 450, Iran juga mengklaim jaringan pertahanan udaranya berhasil menghantam puluhan pesawat dan ratusan kendaraan udara milik pihak lawan selama perang yang berlangsung 40 hari.
Sebelumnya, beberapa drone AS yang dianggap paling signifikan juga telah dipamerkan di Taman Dirgantara Nasional Iran. Di antaranya MQ-4 Global Hawk, MQ-1, dan RQ-170. Sementara di pangkalan bawah tanah, pengunjung dapat melihat berbagai puing dan komponen drone canggih yang disebut berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara IRGC.
Pejabat pertahanan udara IRGC mengatakan sejumlah drone memiliki teknologi untuk menghindari deteksi. Namun, sistem pertahanan Iran disebut mampu menemukan, mencegat, hingga menjatuhkan drone-drone tersebut. Menurutnya, beberapa drone bahkan menggunakan setidaknya empat metode berbeda untuk membalikkan atau menangkal sistem pertahanan udara Iran. Meski begitu, upaya tersebut diklaim tidak berhasil dan drone akhirnya berhasil dicegat.
Iran mengklaim telah menghantam 171 kendaraan udara lawan termasuk jet tempur F-15 selama konflik 40 hari. Salah satu bagian pangkalan yang menjadi perhatian adalah sisa-sisa jet tempur F-15. Iran mengklaim pesawat berhasil dihancurkan pada 3 April 2026 menggunakan sistem pertahanan udara Pasukan Dirgantara IRGC.
Lebih dari 85 persen infrastruktur produksi untuk sistem pertahanan udara yang diproduksi di kompleks kemandirian Pasukan Dirgantara IRGC telah dipertahankan oleh Iran. Seorang perwira senior sekaligus komandan pasukan pertahanan udara IRGC juga mengungkap perkembangan sistem pertahanan udara Iran.
Berdasarkan informasi yang ada, tampaknya Iran telah berhasil mengembangkan sistem pertahanan udara yang efektif dalam menghadapi kehadiran drone AS dan Israel.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet